Baliho Dirusak OTK, LO Suara Kami Bawah Keranah Hukum

Berita Utama624 Dilihat

Potretterkini.id, KONSEL- Pemilihan Bupati /Wakil Bupati (Pilbub) Konawe Selatan (Konsel) tahun 2020, mulai memanas. Terbukti, terjadi pengerusakan Alat Peraga Kampanye (APK) Baliho paslon dengan Jargon (Suara), Surunuddin Dangga-Rasyid. dilakukan orang tak dikenal (OTK) yang sengaja membuat Pilkada Konsel tidak kondusif.

Liaison Officer (LO), Surunuddin Dangga, Nanang Supratman, menegaskan, pengerusakan itu dinilai sebagai praktik politik yang tidak sehat. Atas tindakan OTK tersebut, tim pemenangan Akronim Suara akan melaporkan kepada pihak berwajib untuk diberi efek jerah kepada pelaku, sebab tindakan tersebut dapat mencederai demokrasi.

“Perkiraan kami dari (Tim Suara red) kejadian pengrusakan baliho ini terjadi sekira pukul 02.00 wita hingga menjelang waktu subuh tadi. Karena pukul 24.00 wita tadi malam, baliho itu masih keadaan utuh,” ungkapnya saat di konfirmasi media, Sabtu (8/8/2020).

Nah, setelah melihat proses aksi pengrusakan ini dilakukan oleh oknum terlatih dan berpengalaman. Sebab, sejak semalam tim Paslon Suara 2020 masih terus melakukan pemantauan kondisi APK hingga pertengahan malam.

Pengrusakan APK petahana atau Bupati Konsel terparah lokasinya berada di tiga Kecamatan yakni Kecamatan Konda, Wolasi dan Ranomeeto.

“Baliho yang rusak parah terjadi di hampir seluruh Kecamatan Konda, Wolasi, dan Kecamatan Ranomeeto itu semua baliho yang terpasang di setiap sudut Desa dan Kelurahan dirusak oleh oknum. Kami belum masuk melihat kondisi baliho di Kecamatan Moramo dan wilayah lainnya.

Masih mantan jurnalis TV ini mengutarakan, Anehnya, pengerusakan baliho yang baru terjadi sepekan ini, hanya menimpa paslon Suara. Sementara baliho Paslon lain yang berada di lokasi titik yang sama, masih dalam keadaan utuh.

Perlu diketahui, lebih lanjut dia, aksi pengrusakan APK petahana bukan hanya kali pertama saja, beberapa bulan yang lalu banyak ditemukan APK dengan kondisi rusak.

Ia menilai, dibalik aksi pengrusakan APK oleh oknum yang tidak bertanggung jawab itu, merupakan bagian dari kecemasan dan kekhawatiran melihat pergerakan tim relawan Paslon Suara yang begitu masif.

Nantinya, aksi pengrusakan ini dibawah ke ranah hukum atau tidak terlebih dahulu akan didiskusikan kepada tim relawan Paslon Suara .

“Dirinya akan melakukan koordinasi dan kajian bersama tim, apakah perkara ini dilaporkan kepada pihak berwajib atau tidak, seyogianya marilah kita ciptakan demokrasi yang sehat dan penuh kedamaian,” pungkasnya.

Editor: La Ismeid 

Komentar