Wujudkan Masyarakat Mandiri dan Berdaya Saing, Dinas Ketahanan Pangan Program Diversifikasi Pangan

Metro Kota1785 Dilihat

Potretterkini.id, MUNA – Mewujudkan masyarakat mandiri dan berdaya saing merupakan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Muna LM Rusman Emba – Bahrun. Terwujudnya visi dan misi tersebut, terjaminnya ketahanan pangan bagi masyarakat merupakan hal yang pokok dalam kehidupan masyarakat.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Ketahanan Pangan Kabupaten Muna, Mowik, dikatakannya, dalam mewujudkan visi dan misi itu, institusi yang dipimpinnya telah melakukan langkah-langkah pada periode sebelumnya terkait dengan Ketahanan Pangan di Kabupaten Muna.

“Selama ini kami telah melaksanakan program diversifikasi pangan dan gizi, melalui kegiatan utama gerakan pemanfaatan lahan pekarangan. Kegiatannya dalam bentuk pengembangan kelompok-kelompok tani atau kelompok wanita tani yang berbasis rumah tangga dengan mengelola lahan pekarangan.

Dengan demikian dapat menjadikan lahan pekarangan menjadi sumber pangan dan gizi bagi masyarakat,” ungkap Mowik, Rabu (15/9/2021).

Pria asal Loghia ini lebih lanjut menyampaikan bahwa dalam merealisasikan program tersebut, maka kelompok wanita tani dan kelompok tani masyarakat diberikan bantuan oleh pemerintah.

“Kelompok-kelompok tadi itu kami berikan bantuan berupa bibit sayuran dan buah-buahan. Selain itu kami berikan bantuan berupa pupuk, dan membangunkan rumah bibit untuk anggota kelompok dan masyarakat sekitarnya,” terangnya.

Lanjutnya program ini sudah berlangsung lama dan telah menjadi kegiatan rutin dinas ketahanan pangan. “Kegiatan ini telah menjadi kegiatan rutin, yang didanai oleh APBN melalui dana dekosentrasi, juga dari APBD,” lanjutnya.

Lebih lanjut Kadis Ketahanan Pangan ini menyatakan, adanya bantuan pangan ini dapat menopang persediaan pangan bagi kelompok-kelompok wanita tani dan kelompok tani masyarakat.

“Dengan adanya bantuan ini maka kelompok-kelompok tani tadi bisa memenuhi kebutuhan pangan dan gizi sendiri. Bahkan kalau produksinya lebih dapat dijual, sehingga meningkatkan pendapatan keluarga,” terangnya.

Kegiatan ini diajukan oleh kelompok wanita tani, dimana satu kelompok beranggotakan 30 rumah atau 3 dasawisma.

Kontributor : Kafarun

Komentar