Waspada Musim Kemarau, Wabup Muna Barat Larang Warga Bakar Lahan Sembarangan

Berita Utama3114 Dilihat

Potretterkini.id, MUNA BARAT-Pemerintah Kabupaten Muna Barat mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul memasuki puncak musim kemarau. Imbauan tersebut disampaikan setelah dua peristiwa kebakaran terjadi dalam beberapa hari terakhir di wilayah Muna Barat.

Wakil Bupati Muna Barat Ali Basa mengatakan, kondisi cuaca yang semakin kering pada musim kemarau meningkatkan risiko terjadinya kebakaran, baik pada lahan maupun permukiman. Karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu munculnya api secara sembarangan.

“Kita harus meningkatkan kewaspadaan karena saat ini sudah memasuki puncak musim kemarau. Kondisi lahan yang kering membuat api lebih mudah muncul dan cepat menyebar,” ujar Ali Basa, Senin (10/08/2026).

Kebakaran terbaru terjadi di Desa Lombu Jaya, Kecamatan Sawerigadi. Sebelumnya, kebakaran juga terjadi di Desa Waulai, Kecamatan Barangka, yang mengakibatkan sebuah rumah warga hangus terbakar.

Dua kejadian tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Muna Barat untuk meningkatkan edukasi dan imbauan kepada masyarakat. Pemerintah daerah meminta warga memastikan sumber api benar-benar padam setelah melakukan aktivitas yang menggunakan api, termasuk saat membakar sampah atau membersihkan lahan.

Ali Basa juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, terutama dalam kondisi cuaca panas dan angin kencang.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membakar lahan sembarangan. Kalau memang ada aktivitas yang menggunakan api, harus diawasi dan dipastikan benar-benar padam. Jangan sampai kelalaian kecil menimbulkan kebakaran yang merugikan masyarakat,” katanya.

Menurutnya, pencegahan kebakaran membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat. Pemerintah daerah bersama aparat terkait akan terus melakukan edukasi dan meningkatkan kewaspadaan di wilayah yang memiliki potensi terjadinya kebakaran.

“Pencegahan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau petugas. Masyarakat juga memiliki peran yang sangat penting. Kalau kita bersama-sama menjaga lingkungan dan cepat melaporkan ketika melihat adanya titik api, risiko kebakaran dapat kita tekan,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Muna Barat berharap masyarakat semakin peduli terhadap kondisi lingkungan selama musim kemarau. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran agar dapat ditangani sedini mungkin.

Ali Basa menegaskan bahwa keselamatan masyarakat dan perlindungan lingkungan menjadi perhatian utama pemerintah daerah, terlebih di tengah kondisi kemarau yang meningkatkan potensi kebakaran.

“Mari kita jaga lingkungan bersama. Jangan menunggu kebakaran terjadi baru kita bertindak. Kewaspadaan dan kepedulian masyarakat menjadi kunci utama mencegah kebakaran,” pungkasnya.

Editor: Kafarun

Komentar