Warga Kelurahan Bungkutoko Bersama Mahasiswa KKB Tematik UHO Olah Limba Cangkang Kerang Menjadi Produk Bernilai Ekonomi 

Berita Utama3129 Dilihat

Potretterkini.id, KENDARI-Mahasiswa Program Pengabdian kepada Masyaraat Terintegrasi Kuliah Kerja Nyata (KKN-Tematik) Universitas Halu Oleo (UHO) Tahun 2026 melaksanakan pelatihan pemanfaatan limbah cangkang kerang menjadi produk bernilai ekonomi sebagai bagian dari program bertajuk “Desa Pesisir Tangguh di Bungkutoko Kota Kendari.” Kegiatan ini diselenggarakan pada Sabtu (1/8/2026) di Kelurahan Bungkutoko, Kecamatan Nambo, Kota Kendari.

Program tersebut merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan keterampilan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir melalui pemanfaatan limbah hasil perikanan (cangkang kerrang) menjadi produk kreatif yang memiliki nilai jual.

Salah Satu Hasil Pengolahan Cangkang menjadi Produk Ekonomis oleh Warga Kelurahan Bungkutoko

Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Kuliah Kerja Nyata (KKN Tematik) UHO dengan ketua tim Dr. Dedy Oetama, S.Pi., M.Si bersama tim dosen yang terdiri atas Dr. Fahmiati, S.Si., M.Sc.; Dr. Haslianti, S.Pi., M.Si.; La Ode Muhammad Arsal, S.Pi., M.Si.; dan Chairun Annisa Aryanti, S.Kel., M.Si. Bersama mahasiswa KKN-Tematik, tim menyusun program kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat serta potensi sumber daya lokal di Kelurahan Bungkutoko.

Kelurahan Bungkutoko merupakan salah satu wilayah pesisir di Kecamatan Nambo yang berada di kawasan Teluk Kendari. Sebagai daerah yang sebagian besar masyarakatnya menggantungkan hidup pada sektor perikanan, kawasan ini pastinya terdapat limbah cangkang kerang dalam jumlah yang cukup besar. Selama ini limbah tersebut umumnya dibuang begitu saja ke lingkungan sekitar, sehingga berpotensi mengurangi nilai estetika lingkungan.

Melihat kondisi tersebut, dosen dan mahasiswa KKN Tematik UHO menghadirkan inovasi berupa pelatihan pemanfaatan limbah cangkang kerang menjadi berbagai produk kerajinan yang memiliki nilai ekonomi. Kegiatan yang dipandu oleh narasumber Dr. Haslianti, S.Pi., M.Si. ini dilaksanakan di TPS 03 Kelurahan Bungkutoko dengan melibatkan masyarakat setempat secara aktif.

Dalam pelatihan ini, peserta diajarkan teknik mengolah limbah cangkang kerang menjadi berbagai produk kreatif, seperti bingkai foto, tempat pensil, hiasan rumah, dan kerajinan tangan lainnya yang memiliki nilai jual. Selain mengurangi jumlah limbah yang terbuang ke lingkungan, inovasi ini diharapkan mampu membuka peluang usaha baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir.

Kepala Kelurahan Bungkutoko, Amran, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, pelatihan ini memberikan manfaat nyata karena masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi usaha produktf.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat pesisir karena mereka dapat mempraktikkan secaa langsung proses pemanfaatan limbah cangkang kerang menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi. Kami berharap keterampilan ini dapat terus dikembangkan sehingga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus mengurangi limbah di lingkungan pesisir,” ungkapnya.

Proses Pembuatan Produk Bernilai Ekonomis dari Cangkang Kerang

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-Tematik UHO berharap masyarakat semakin menyadari bahwa limbah cangkang kerang bukan sekadar sampah, melainkan sumber daya yang dapat diolah menjadi produk kreatif dan bernilai jual. Dengan meningkatnya keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah, diharapkan akan tumbuh usaha-usaha kreatif berbasis potensi lokal yang mampu mendukung perekonomian keluarga sekaligus menjaga kebersihan lingkungan pesisir.

Program pengabdian kepada masyarakat ini sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 1 (Tanpa Kemiskinan) melalui peningkatan peluang ekonomi masyarakat. Diharapkan, inovasi sederhana ini dapat menjadi langkah awal dalam mewujudkan masyarakat pesisir yang lebih mandiri secara ekonomi sekaligus lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan. (Sar)

Komentar