Unsultra Gagas PKKMB Kebangsaan Tumbuhkan Semangat Jiwa Nasionalisme Generasi Muda

Pendidikan486 Dilihat

Potretterkini.id, KENDARI Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun ajaran 2021 merupakan rangkayaan kegiatan akademis bagi perguruan tinggi dalam menyambut mahasiswa baru. Dalam Pelaksanaan PKKMB kali ini Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) mengangkat topik “PKKMB Kebangsaan” guna menumbuhkan semangat jiwa nasionalisme mahasiswa dalam mengokohkan jiwa kebangsaanya.

Rektor Unsultra Prof. Dr. Ir. H Andi Bahrun, MSc., Agric menyampaikan, bahwa dalam pelaksanaan PKKM tetap mengacu pada Pedoman yang telah ditetapkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (KemendikbudRisetDikti).

“PKKMB Kebangsaan yang kami laksanakan tidak merubah Pedoman yang telah ditetapkan oleh menteri, namun kami menjabarkan isi dari pedoman tersebut,” ungkapnya, Senin (14/9/2021).

Orang nomor satu Unsultra ini menambahkan, tujuan dari PKKMB kebangsaan adalah membekali mahasiswa dengan kehidupan kampus, serta mengokohkan rasa kebangsaannya.

“Dengan kegiatan ini mahasiswa mampu melihat masa lalu, masa sekarang dan masa depannya. Selain itu juga untuk mengokohkan rasa kebangsaan, olehnya itu kami hadirkan narasumber sesuai harapan civitas akademika Unsultra,” tambahnya.

Lanjut Andi Bahrun melalui momemtum tersebut, Unsultra menggelar mimbar akademik dengan melibatkan tokoh-tokoh penting sebagai narasumber.

“Mengokohkan nilai-nilai kebangsaan, maka kami akan menghadirkan narasumber yang kompeten. Diantaranya adalah Danrem 143/HO, Kapolda Sultra, BIN, saya sebagai rektor dan wakil rektor,” sambungnya.

Selanjutnya tokoh Pendidikan Sultra ini menyampaikan agar pelaksanaan PKKM tetap mengacu pada pedoman yang ditetapkan oleh KemendikbudRistekDikti. Selain itu ditekankan kepada panitia juga peserta agar tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) pada masa Pandemi Covid 19.

“Intinya tetap mengacu pada pedoman yang ditentukan oleh kementrian, dan yang terpenting adalah mematuhi prokes,” pungkasnya. (/Red)

Komentar