Tekad AJP Kendari Bisa! Ditata Jadi Kota Metropolitan

Metro Kota921 Dilihat

Potretterkini.id, KENDARI- Aksan Jaya Putra (AJP) memiliki tekad dan mimpi gemilang untuk mewujudkan kota kendari menjadi kota metropolitan. Sebuah kota yang menjadi pusat peradaban terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tenggara.

Kota Kendari saat kini, mulai tumbuh dan berkembang, didasarkan pada perkembangan pembangunan yang pesat dapat memikat investor dari luar masuk kewilayah kita. Hal ini menjadi penyebab semakin berkembanya wilayah perkotaan, terbukti banyak ivent nasional dilaksanakan di Kendari.

Salah satu ciri dari kota metropolitan dicirikan dengan adanya penduduk yang sangat tinggi, selain itu kota metropolitan fokus dalam berbagai kegiatan industri perdagangan, perbankan dan lainnya. Wilayah kita sudah memenuhi unsur itu, belum lagi sumber daya alam lainnya mendukung seperti pertanian, perikanan dan kelautan, SDA itu, tinggal kita kelola dengan baik.

Sehingga asas manfaat dan peruntukan dapat dirasakan oleh masyarakat, kita harus berada dalam kawasan kota dimana kita merasa nyaman dan aman tinggal di dalamnya. Bangunan dan perumahan tertata rapi Jalan resik dan tertib diapit rimbun pepohonan taman hijau dan asri terhampar di setiap sudut kota, seakan menggoda kita selalu mengunjungi bersama keluarga dan kerabat.

Selain itu, fasilitas publik ramah bisa diakses siapapun. Kota bebas banjir , kota yang sehat dan kreatif tempat anak cucu kita tunggu setiap hari itulah Kota Kendari masa depan yang ingin dihadirkan oleh AJP.

Aksan Jaya Putra (AJP) menilai, bahwa kota merupakan lambang peradaban kehidupan manusia sebagai pertumbuhan ekonomi, sumber inovasi dan kreasi pusat kebudayaan wahana peningkatan kualitas hidup. Kota adalah suatu lingkungan binaan manusia merupakan hasil cipta rasa dan karsa manusia yang secara sengaja dibentuk atau tidak sengaja terbentuk yang mempunyai karakteristik tersendiri sesuai dengan daya dukung lingkungannya dan menjadi wadah bagi kegiatan manusia dengan segala aspek kehidupan yang dinamis.

Perkembangan kegiatan manusia di wilayah perkotaan akan mengarahkan perkembangan tampilan fisik kota baik secara luas dan horizontal perluasan vertikalnya yang pada akhirnya akan mempengaruhi lingkungan alam sekitarnya.

AJP yang juga legislator DPRD Sultra itu menilai apabila nantinya dipercayakan masyarakat Kota Kendari , dirinya ingin membuat Kota Kendari menjadi kota yang ramah investasi, merekonstruksi nasib rakyat menjadi masyarakat sejahtera, merestorasi tata ruang kota menjadi kota jasa yang nyaman berkelas berlandaskan kearifan local. Serta mereformasi tata pemerintahan menjadi pelayanan publik kelas dunia bebas korupsi.

“Saya melihat Kota Kendari ini adalah Kota investasi , karena kota kendari adalah ibukota provinsi dimana ke depan kita harapkan kota kendari menjadi Kota Jasa. Karena hampir semua investor yang masuk transitnya pasti di Kendari,” kata AJP.
AJP menilai ada banyak persoalan yang tidak tertangani dengan baik. AJP ingin Kendari jangan banjir lagi, , malam hari Kendari harus terang untuk antisipasi terjadinya tindak kriminalitas dan lainnya.

Selanjutnya dia ingin perbaikan di tata ruang, mengoptimalkan spot-spot yang bisa di jadikan destinasi wisata. Pasalnya, masih banyak Spot-Spot yang di bangun Pemda tidak berfungsi sesuai peruntukannya.

Olehnya itu didalam benak AJP, Ruang public menjadi wacana besar dalam konsep menjadikan kota Kendari sebagai kota jasa yang nyaman. AJP mengatakan Penataan Kota Kendari diawali dengan penataan pedestrian (kawasan jalan khusus pejalan kaki) yang diharapkan bisa menghadirkan suasana nyaman.

“ Konsep penataan di kawasan MTQ diharapkan nantinya akan menjadi magnet bagi masyarakat untuk lebih banyak beraktivitas di kawasan tersebut, terlebih kawasan tersebut menawarkan berbagai kegiatan yang menarik di mulai dari wisata kuliner dengan keberadaan berbagai café nantinya,” ucapnya.

Menurut AJP, Kota Kendari sudah seharusnya diimbangi dengan terobosan baru untuk mewujudkan lingkungan hidup perkotaan yang berkualitas layak huni dan manusiawi.
Selain Pemerintah Kota menjalin kemitraan dengan dunia usaha , dimana pemerintah bertindak sebagai fasilitator dan regulator dengan melibatkan perumda.

AJP mengambarkan, keterlibatan sektor swasta dalam pembangunan menjadi salah satu solusi mengatasi persoalan penyediaan sarana dan prasarana publik yang layak.

Kata dia, Pemerintah Kota mesti berupaya mencari solusi pembiayaan pembangunan, salah satunya dengan mendongkrak pendapatan PAD murni dengan mengembangkan pendekatan kemitraan pemerintah dan swasta (public private partnership) untuk ketersediaan sarana prasarana dasar perkotaan dan peningkatan pelayanan kebutuhan dasar masyarakat.

Karena Pada hakekatnya, melibatkan sektor swasta dalam pengembangan sarana dan prasarana perkotaan akan memberikan keuntungan baik bagi masyarakat pemerintah maupun swasta sendiri.

Bagi sektor swasta keuntungan yang didapat dengan mekanisme ini adalah profit penambahan nilai jual. Sedangkan bagi masyarakat adalah terpenuhinya kebutuhan dasar yang memadai bagi pemerintah adalah mempermudah proses waktu pengiriman serta untuk memenuhi kebutuhan sarana prasarana perkotaan.

Sedangkan keuntungan yang dapat diperoleh pemerintah adalah terciptanya transfer teknologi dan efisiensi manajemen dari pihak swasta yang di kom- ponen yang dikombinasikan memberi lapangan pekerjaan bagi masyarakat khususnya masyarakat ber KTP Kendari.

Untuk itu diperlukan sebuah perencanaan yang cermat dan matang. “Di benak saya ingin kota Kendari nantinya menyamai kota Makassar sehingga wisatawan yang berkunjung ke Kendari tertarik untuk datang lagi,” pungkasnya. (***)

Komentar