Sriwijaya Air Lakukan Pendaratan Perdana di Bandara Sugimanuru Muna Barat

Daerah2219 Dilihat

Potretterkini.id, MUNA BARAT – Maskapai Sriwijaya Air resmi melakukan pendaratan perdana di Bandara Sugimanuru, Kabupaten Muna Barat, Kamis (15/01/2026). Momen bersejarah ini menandai kembali dibukanya konektivitas transportasi udara komersial di Muna Barat dan disambut antusias oleh pemerintah daerah serta masyarakat.

Pendaratan perdana tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Muna Barat La Ode Darwin, Bupati Muna Bahrun, Wakil Bupati Buton Tengah Adam Basan, Direktur Utama Sriwijaya Air Jafferson Irwin Jauwana, Perwakilan Kementerian Perhubungan Udara Wilayah V Kapten Mochamad Mauludin, Ketua DPRD Sulawesi Tenggara La Ode Tariala, serta Kepala Bandara Sugimanuru Mohamad Khusnuddin.

Pesawat yang digunakan adalah Boeing 737-500 dengan kapasitas 130 kursi, melayani rute pulang-pergi (PP) Bandara Sugimanuru Muna Barat – Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Untuk mendukung keterjangkauan layanan penerbangan, Pemerintah Kabupaten Muna Barat memberikan subsidi, sehingga harga tiket dapat ditekan menjadi Rp780.000 per penumpang.

Bupati Muna Barat La Ode Darwin dalam sambutannya menyampaikan bahwa pendaratan perdana Sriwijaya Air merupakan tonggak penting bagi pembangunan daerah, khususnya dalam meningkatkan konektivitas, mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Penerbangan ini adalah kebutuhan dasar masyarakat dan bagian dari strategi pembangunan daerah. Dengan adanya subsidi dari Pemda, kami ingin memastikan masyarakat Muna Barat bisa menikmati layanan transportasi udara yang terjangkau,” ujar La Ode Darwin.

Ia menambahkan bahwa kehadiran penerbangan reguler di Bandara Sugimanuru akan membuka peluang besar bagi sektor pariwisata, investasi, dan perdagangan, sejalan dengan visi Muna Barat Liwu Mokesa tumbuh, maju, dan keren.

Sementara itu, Perwakilan Kementerian Perhubungan Udara Wilayah V, Kapten Mochamad Mauludin, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Muna Barat dalam mendukung pengoperasian penerbangan komersial di Bandara Sugimanuru.

“Kami mengapresiasi langkah Pemda Muna Barat yang memberikan dukungan nyata, termasuk subsidi tiket. Ini menunjukkan keseriusan daerah dalam memanfaatkan transportasi udara sebagai penggerak pembangunan,” katanya.

Menurutnya, Bandara Sugimanuru telah memenuhi aspek keselamatan dan keamanan penerbangan, sehingga layak untuk melayani penerbangan komersial secara berkelanjutan.
Kepala Bandara Sugimanuru Mohamad Khusnuddin juga menyampaikan bahwa pendaratan perdana Sriwijaya Air merupakan hasil dari kerja sama dan koordinasi lintas sektor yang panjang.

“Ini adalah hasil sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Perhubungan, dan pihak maskapai. Kami siap mendukung operasional penerbangan agar berjalan aman, lancar, dan berkesinambungan,” ujar Mohamad Khusnuddin.

Ia berharap ke depan frekuensi penerbangan dapat terus ditingkatkan seiring dengan tingginya minat masyarakat dan pertumbuhan kebutuhan transportasi udara di wilayah Muna dan sekitarnya.

Dengan beroperasinya kembali penerbangan Sriwijaya Air di Bandara Sugimanuru, Pemerintah Kabupaten Muna Barat optimistis konektivitas daerah akan semakin kuat dan mampu menjadi motor penggerak percepatan pembangunan kawasan kepulauan di Sulawesi Tenggara.*** (Afar)

Komentar