RSUD Antero Hamra Menuju BLUD 

Berita6684 Dilihat

Potretterkini idKENDARI – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari mulai mengakselerasi langkah menuju penerapan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD) di RSUD Antero Hamra.

Tahap awal yang kini ditempuh adalah pembentukan tim penilai sebuah proses yang kerap menentukan arah dan kelayakan transformasi layanan rumah sakit daerah.

Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, memimpin langsung rapat pembentukan tim tersebut di Ruang Rapat Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Kendari, Rabu, (15/4 2026).

Menurut Amir, pembentukan tim penilai bukan sekadar formalitas administratif, melainkan tahapan krusial untuk menguji kesiapan RSUD Antero Hamra dari berbagai aspek, mulai dari administrasi, teknis, hingga substansi layanan.

“Tim penilai ini memiliki peran strategis untuk memastikan kesiapan rumah sakit secara menyeluruh. Penerapan BLUD tidak boleh setengah-setengah karena menyangkut kualitas layanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Ia menegaskan, skema BLUD memberi ruang fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan, yang selama ini kerap menjadi kendala dalam pelayanan rumah sakit daerah. Namun, fleksibilitas itu harus tetap berjalan dalam koridor akuntabilitas dan transparansi.

“Penerapan BLUD di RSUD Antero Hamra diharapkan mampu meningkatkan kinerja pelayanan kepada masyarakat, sekaligus memberikan keleluasaan dalam pengelolaan keuangan tanpa mengabaikan prinsip akuntabilitas,” ungkapnya.

Untuk diketahui,,rapat tersebut turut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan lintas organisasi perangkat daerah, antara lain Kepala BKAD, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Bappeda, Inspektur, Direktur RSUD Antero Hamra, serta tim pendamping persiapan BLUD.

Reporter: La Niati

Komentar