Potretterkini.id, UZBEKISTAN- Langkah Stretegis meningkatkan kepercayaan dan kualitas secara regional, nasional bahkan international, Rektor Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) Prof. Dr. Ir. H. Andi Bahrun, M.Sc., Agric telah diundang untuk melakukan penerbangan dan kunjungan ke Uzbekistan (Negara di Asia Tengah), sejak 19- 26 Juli 2023.
Rektor Unsultra, Prof Andi Bahrun mengatakan, bahwa kunjungan Rektor Unsultra ke Uzbekistan bersama 97 orang dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se Indonesia. Termaksud Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX dan Kepala LLDikti lainnya.

Peserta dari LLDIKTI IX Sultanbatara ada 29 orang dari 18 PTS termasuk Kepala LLDIKTI IX Sultanbatara.
“Kunjungannya di Uzbekistan selama tujuh hari itu sudah mempunyai agenda yang terstruktur dimana pada hari pertama, Kamis 20 Juli 2023), yakni kunjungan dan MOU dan Pembukaan Indonesia Hub di Tashkent State University of Oriental Studies. Kedua, hari Jum’at, 21 Juli 2023, yaitu bertemu dengan Duta Besar/Perwakilan KBRI di Tashkent,.
Ketiga, hari Sabtu, 22 Juli 2023, Kunjungan ke Kantor Wakil Gubernur Samarkand, dan Keempat Terakhir (keempat) hari Selasa, 25 Juli 2023, Penandatanganan MoU dan Interantional Conference di Bukhara State University, serta berkunjung ke Kantor Gubernur Bukhara.
Pada pertemuan resmi tersebut semua tamu dapat mengenakan busana disesuaikan dengan kondisi yang ada, yakni dengan pakaian bebas/rapih (menyesuaikan dengan kondisi cuaca). Selain itu, Perjalanan dan tour di Uzbekistan banyak dilakukan dengan mengunjungi berbagai tempat ziarah yang dilalui dengan berjalan kaki.
Lanjut Rektor katakan, di Uzbekistan ada sebuah gedung yang dapat diperuntukan untuk mempromosikan produk Indonesia. Untuk itu sebelum berangkat, dirinya membawa beberapa item yang akan dikenalkan disana (Uzbekistan), yakni adalah buku tentang Sulawesi Tenggara (Sultra) dan produk lokal Sultra.
“Saya berharap, setelah melakukan MoU. Nantinya akan ada kegiatan- kegiatan yang melibatkan beberapa Perguruan Tinggi (PT) yang ada di Uzbekistan, mungkin ada sekitar 3 sampai 4 PT,” ucapnya.
Tidak hanya sebatas MoU, masih Rektor, akan dilanjutkan dengan penandatanganan Momerandum of Agreement (MoA). Mengingat setelah Kembali dari Uzbekistan, dirinya berencana langsung menyelenggarakan kegiatan tersebut.(Med)







Komentar