Rektor Unsultra Serahkan Perangkat Digitalisasi Pembelajaran Kepimpinan Fakultas 

Berita10 Dilihat

Potretterkini.id, KENDARI-Universitas Sulawesi Tenggara pada usianya yang 38 tahun ini disamping terus menggelorakan program internasionalisasi, juga terus memantapkan program digitalisasi pengelolaan kampus merah maron dan menurutnya hal ini merupakan sesuatu kiniscayaan sehingga kesiapan SDM, kurikulum dan Infrastruktur penunjangnya perlu terus ditingkatkan baik secara kuantitas dan kualitasnya.

Seperti diketahui bahwa Universitas Sulawesi Tenggara tahun 2022 mendapat bantuan hibah 196 laptop dan 240 tablet merah putih untuk mendukung pembelajaran berbasis digital dan tahun 2023 kembali Unsultra dapat hibah bantuan smart teaching dari Kemendikbudristekdikti, hal ini untuk mendukung pembelajaran digital Unsultra. Semua bantuan ini telah dimanfaatkan dan dikelola Satuan Tugas Universitas dengan baik terutama untuk mendukung digitalisasi pembelajaran.

Berdasarkan hasil evaluasi pemanfaatan perangkat pembelajaran yang ada, perlunya mendorong optimalisasi perangkat digitalisasi pembelajaran dan pengelolaannya ditingkat Fakultas agar penggunaannya oleh dosen dan mahasiswa lebih efektif dan lebih mudah diakses.

Oleh karena itu belum lama ini dalam rangka Dies Natalis ke 38, Rektor, Prof. Dr. Andi Bahrun, menyerahkan perangkat digitalisasi pembelajaran tahap pertama berupa 20 Laptop dan 15 tablet kepada pimpinan Fakultas. Kami menyadari Unsultra masih memilki keterbatasan dan dana Pendidikan dari mahasiswa (SPP) yang masih tergolong rendah, tetapi dengan mengoptimalkan segala sumber daya yang ada dan memperluas jaringan kerjasama Unsultra secara bertahap terus berupaya memperkaya sumber daya pengajaran di lingkungan kampus terutama dalam memperkuat pembelajaran berbasis digital, meningkatkan kualitas SDM dan juga mengatasi solusi berbagai hambatan proses pembelajaran di daerah terpencil atau di pedesaan seperti optimalisasi dan pengembangan Teacher In a Box.

Hal ini kita lakukan, agar bisa mengambil bagian dalam mewujudkan generasi unggul, kamajuan daerah dan Indonesia emas,” ungkapnya. Lebih lanjut Andi Bahrun, di era digitalisasi ini Perguruan Tinggi disamping meningkatkan perangkat pembelajaran juga perlu meningkatkan skill mahasiswa dan dosen dalam memanfaatan kemajuan teknologi pembelajaran dan kurikulum berbasis digital sehingga maha¬siswa dan dosen memiliki kemampuan literasi digital yang baik agar bisa beradaptasi dengan berbagai perkembamgan yang semakin dinamis dan berkembang.

Lebih dari itu harapnnya agar lulusan yang dihasilkan Unsultra benar-benar memiliki kompetensi keilmuan dan kemampuan adaptasi yang baik serta memiliki daya saing dan sebagai pencipta lapangan kerja. Oleh karena itu pula tahun ini kita lebih memantapkan kolaborasi dan system jaminan kualitas termasuk peningkatan kualitas dan prestasi mahasiswa, kualitas manajemen dan sistem informasi akademik dan indeks kinerja utama Perguruan Tinggi. Hal ini juga sesuai dengan Tema Dies Natalis Unsultra tahun ini ”Pemantapan Kolaborasi, Digitalisasi dan Sistim Jaminan Kualitas” tuturnya. (Redaksi)

Komentar