Potretterkini.id, KENDARI– Rektor Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) Prof Andi Bahrun, sangat menggemari piala dunia. Utamanya Timnas Argentina. Tentu, mengagumi Argentina bukan tanpa alasan, karena disana ada sosok idolanya yaitu pemain nomor Punggung 10 “Lionel Messi”.
“Kenapa saya mengidolakan Lionel Messi alasanya, saya penganut bagimana yang “impossible menjadi Possible“. Saya pikir Messi ini adalah salah satu pemain yang luar biasa hebatnya orang mungkin tidak bisa lakukan ia bisa lakukan,” ujar Andi Bahrun, Rabu (14/12/2022).
Lanjutnya, belum lagi dilihat skillnya sampai hari ini dengan umur 35 tahun Messi masih kuat dan luar biasa. Dan skill itu, mengangkat moral timnas Argentina hingga masuk final dan itu terbukti.
Kendatipun, diawal penyisihan pertandingan Argentina berhasil dikalahkan oleh Arab Saudi dan saat itu, ia melihatnya mereka sedikit lengah mungkin pandang enteng lawan sehingga dikalahkan.
Tapi setelah itu, timnas Argentina kembali bangkit dan terus menang menekuk lawannya. Dan Messi menunjukan lagi skillnya dan ketajaman mencetak gol dan selalu pemain terbaik.
“Dan itu, dilakukan tidak semua orang dan kemenangan makin menuju puncak jumlah gol dicetak dan tadi malam Argentina Vs Croasia berakhir skor 3-0. Pada hal banyak prediksi Argentina segera pulang kampung dan mereka buktikan menang dari Timas Croasia,” sambungnya.
“Dari sini kalau kita melihat secara statistik dan akademisi inilah adalah tanda-tanda Argentina juara piala dunia di Qatar.
“Pembuktian skill Messi. Messi juaranya. Saya ingin Argentina Juara Dunia dan Melihat Messi mengangkat Piala Dunia Sepak Bola,” harapnya.
Rektor berharap, timnas sepak bola Indonesia bisa tembus pada kualifikasi piala dunia, timnas pesepak bola Indonesia harus bangkit.
Kenapa Denmark yang penduduknya tidak cukup 10 juta jiwa bisa masuk piala dunia sementara Indonesia 200 juta lebih.
Maka dari itu, timnas sepak bola beri dia harapan masa depan bahwa dengan olahraga, dia punya masa depan dan saya yakin dengan begitu akan bangkit jiwa heroik dan latihan untuk masa depannya. Oleh karena itu jadikanlah sosok pemain bola terbaik piala dunia seperti Messi dan lainnya.
“Saya kira Messi menjadi pemain yang bisa menginspirasi, untuk itu, kepada generasi muda kembangkan bakat skill. Dan tidak ada tak mungkin, faktanya putri terbaik bangsa Apriyani Rahayu ia bisa masuk level dunia, juara dunia olimpiade Bulutangkis dan dia dari desa artinya Apriyani bisa dan yang lain harus bisa terutama Cabor bola kaki.
“Olehnya itu, saya selalu katakan kalau menjadi juara dunia main pada level dunia dan kalau menjadi juara nasional harus main level nasional,” pungkasnya. (Med)







Komentar