Potretterkini.id, EROPA- Prestasi akademik Sulawesi Tenggara kembali mendapat perhatian internasional. Peneliti dari Radboud University membuka peluang kerja sama penelitian dengan Universitas Karya Persada Muna (UKPM) pada sejumlah bidang strategis yang dipandang memiliki nilai inovasi dan dampak besar bagi perkembangan ilmu pengetahuan serta pembangunan berkelanjutan.
Kerja sama internasional tersebut mencakup sejumlah bidang penting, di antaranya manajemen dan bisnis, perencanaan wilayah, pengelolaan lingkungan, hingga pengembangan sektor pariwisata berbasis potensi lokal. Kolaborasi ini diharapkan mampu membuka peluang baru bagi pengembangan riset dan inovasi di Sulawesi Tenggara.
Kesepakatan awal tersebut merupakan hasil komunikasi intensif antara Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerja Sama UKPM, Dr Muhammad Suriyadarman Rianse dengan peneliti dari Radboud University Belanda, Assistant Prof. Ary Samsura pada Selasa, (13/5/2026).
Dalam pertemuan dan komunikasi akademik yang berlangsung hangat itu, kedua pihak membahas peluang pengembangan penelitian kolaboratif yang tidak hanya berorientasi pada publikasi ilmiah, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Ia menjelaskan bahwa Pulau Muna, yang meliputi wilayah Kabupaten Muna dan Muna Barat, memiliki potensi wisata yang sangat besar dan layak menjadi objek penelitian internasional. Potensi tersebut dinilai belum sepenuhnya tereksplorasi secara maksimal.
Kata Suriyadarman yang panggilan akrab Darul ini menjelaskan lebih detail, bahwa Pulau Muna memiliki kekayaan alam, budaya, dan destinasi wisata bahari yang mampu bersaing dengan daerah wisata lain di Indonesia. Keindahan pantai, budaya lokal, hingga potensi ekonomi kreatif menjadi daya tarik tersendiri bagi para peneliti mancanegara.
Sebagai ahli manajemen pemasaran, Dr. Suriyadarman menilai pengembangan sektor wisata membutuhkan pendekatan akademik yang terintegrasi agar mampu meningkatkan daya saing daerah sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal.
UKPM sendiri terus berkomitmen memperluas jejaring kerja sama internasional guna meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Langkah ini menjadi bagian dari upaya kampus untuk memperkuat posisi di tingkat global.
Kerja sama dengan Radboud University juga dipandang sebagai momentum penting dalam meningkatkan kapasitas dosen dan mahasiswa UKPM dalam melakukan penelitian bertaraf internasional.
Selain sektor pariwisata, penelitian juga direncanakan menyentuh isu pengelolaan lingkungan yang saat ini menjadi perhatian dunia internasional, terutama terkait pembangunan berkelanjutan dan konservasi kawasan pesisir.
Pulau Muna dan Muna Barat dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan ekowisata yang berbasis pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat lokal.
Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan muncul berbagai inovasi dalam pengembangan destinasi wisata yang tetap menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian alam.
Para peneliti juga akan mengeksplorasi peluang pengembangan bisnis berbasis komunitas yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan wisata.
Di sisi lain, pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan dukungan penuh terhadap rencana penelitian bersama tersebut agar implementasinya berjalan optimal.
Kolaborasi akademik lintas negara seperti ini dianggap penting karena mampu menghadirkan perspektif global dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan daerah.
Bagi UKPM, kerja sama ini bukan sekadar agenda akademik, tetapi juga bagian dari kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendorong kemajuan daerah.
Kehadiran peneliti internasional di Sulawesi Tenggara nantinya diharapkan dapat memperkenalkan potensi daerah ke tingkat dunia melalui berbagai publikasi ilmiah dan forum akademik internasional.
Dikatakannya, potensi wisata Pulau Muna selama ini dikenal memiliki panorama alam yang eksotis, mulai dari pantai, gua, hingga kekayaan budaya lokal yang unik dan menarik perhatian wisatawan.
Selain menjadi destinasi wisata, kawasan tersebut juga memiliki nilai strategis sebagai objek penelitian terkait pengembangan wilayah kepulauan dan pengelolaan sumber daya alam.
Alumni Doktoral UHO ini, optimis dengan adanya kerja sama ini akan membawa dampak positif bagi perkembangan dunia pendidikan dan penelitian di Sulawesi Tenggara.
Ia berharap kolaborasi tersebut dapat segera direalisasikan melalui penandatanganan nota kesepahaman dan penyusunan agenda penelitian bersama dalam waktu dekat.
Sementara itu Assistant Prof. Ary Samsura juga menyampaikan ketertarikannya untuk melihat langsung potensi wisata dan kondisi sosial masyarakat di Pulau Muna.
Tentu lanjutnya kita sambut positif peluang kerja sama tersebut. Ia menilai Sulawesi Tenggara memiliki karakteristik wilayah yang sangat menarik untuk dikaji dari perspektif pembangunan berkelanjutan dan pengelolaan kawasan wisata.
Penelitian bersama ini nantinya diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi strategis terkait tata kelola wilayah, pengembangan bisnis pariwisata, serta penguatan kapasitas masyarakat dalam mengelola potensi daerahnya.
Tidak hanya itu, kolaborasi internasional ini juga membuka peluang pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara akademisi Indonesia dan Belanda dalam menghadapi tantangan pembangunan global.
Menurutnya, pendekatan riset berbasis masyarakat sangat penting agar hasil penelitian benar-benar sesuai dengan kebutuhan daerah dan dapat diterapkan secara berkelanjutan.
Kerja sama ini sekaligus menjadi peluang besar bagi mahasiswa UKPM untuk terlibat langsung dalam proyek penelitian internasional dan memperluas wawasan akademik mereka.
Dengan keterlibatan mahasiswa, transfer ilmu pengetahuan dan pengalaman penelitian diharapkan dapat berlangsung lebih efektif dan berkelanjutan.
Sinergi antara UKPM dan Radboud University diyakini akan menjadi langkah strategis dalam memperkuat pengembangan riset di kawasan timur Indonesia.
Ke depan, hasil penelitian bersama tersebut diharapkan mampu menjadi referensi penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan pariwisata, lingkungan, dan ekonomi daerah yang lebih berkelanjutan dan berdaya saing global. (Med)







Komentar