Potretterkini.id, KENDARI- Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari kembali menorehkan sejarah akademik dengan dikukuhkannya Prof. Dr. Dra. Wa Kuasa Baka, M.Hum, sebagai Guru Besar dalam Bidang Kearifan Lokal Pembangunan Pertanian pada Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UHO. Pengukuhan akan berlansung di Gedung Auditorium UHO, pada Senin, (6/10/2025) dini hari.
Perjalanan akademik Prof. Wa Kuasa Baka memiliki akar yang kuat dari latar belakang keluarganya. Ia adalah putri dari La Baka, seorang mantri tani di Kabupaten Muna pada era 1960–1970-an, serta Wa Udani, sosok ibu tangguh yang meneruskan perjuangan Bertani, setelah wafatnya sang suami pada 1974.

Sejak kecil, Prof. Wa Kuasa Baka telah akrab dengan dunia pertanian dan nilai-nilai kearifan lokal yang kemudian menjadi fondasi dalam kiprah akademiknya. Jurnal ilmiah yang mengantarkan beliau meraih jabatan guru besar berjudul “Pemanfaatan Kearifan Lokal dalam Penguatan Kemitraan Petani dan Pengusaha Perkebunan Kelapa Sawit”.
Penelitian ini mendapat dukungan dan didanai dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Kementerian Keuangan dan terbit di jurnal internasional bereputasi Sustainability (Scopus Q1).

Selain aktif meneliti, Prof. Wa Kuasa Baka juga dikenal sebagai figur yang peduli pada lingkungan. Prof Wa Kuasa memiliki citra diri sebagai sosok yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Kepedulian ini tercermin dari aktivitas sehari-hari yang selalu menekankan perawatan tanaman, kebersihan, dan pengelolaan lingkungan kampus.
Dedikasi tersebut bahkan mengantarkan dirinya menerima penghargaan dari Rektor UHO pada tahun 2017 sebagai Pelopor Kebersihan dan Keindahan Kampus dalam program UI Green Metric Universitas Halu Oleo.

Kiprah akademiknya dimulai sejak menempuh studi magister pada Program Kajian Budaya UHO tahun 2009. Sejak itu, ia konsisten mendalami penelitian dan pengabdian masyarakat di bidang Kearifan Lokal dan Tradisi Lisan.
Kini, Prof. Wa Kuasa Baka aktif mengajar pada program S1, S2, hingga S3 di UHO, khususnya pada mata kuliah Tradisi Lisan dan Kearifan Lokal. Ia juga tercatat memiliki Sertifikat Kompetensi Pengelola Tradisi Lisan Tingkat Madya dari BSNP sejak tahun 2020.

Di balik kesuksesannya, Prof. Wa Kuasa Baka mendapat dukungan penuh dari sang suami, Prof. Dr. Ir. H. Usman Rianse, MS, Guru Besar Ilmu Pertanian UHO sekaligus Rektor Universitas Karya Persada Muna (UKPM) dan mantan Rektor UHO dua Periode yang juga mantan Ketua Forum Rektor Indonesia (FRI).
Keharmonisan keduanya menjadi teladan akademisi, di mana semangat penelitian, pengabdian, dan dedikasi untuk dunia pendidikan saling menguatkan satu sama lain.
Pengukuhan Prof. Wa Kuasa Baka bukan hanya pencapaian pribadi, melainkan juga bukti bahwa nilai-nilai kearifan lokal dan warisan budaya dapat bertransformasi menjadi ilmu pengetahuan yang relevan dengan pembangunan pertanian berkelanjutan. (Med)







Komentar