Prof Eka Suaib Pimpin KKT Jeneponto Pilar KKSS se-Sultra: Bangun Solidaritas di Tengah Keberagaman Masyarakat Sultra

Berita Utama2271 Dilihat

Potretterkini.id, KENDARI- Suasana hangat penuh kekeluargaan menyelimuti pengukuhan Badan Pengurus Wilayah (BPW) dan Badan Pengurus Daerah (BPD) Kerukunan Keluarga Turatea (KKT) Jeneponto Pilar KKSS se-Sulawesi Tenggara, yang digelar di salah satu hotel Kota Kendari, Sabtu (24/5/2024).

Dengan mengangkat tema “Membangun Semangat dengan Abbulo Sibatang, Sitongka-Tongka Sipakalabbiri dan Sipassiriki di Sulawesi Tenggara,” acara ini menjadi tonggak penting dalam merawat semangat persatuan, mempererat tali silaturahmi antarwarga Turatea, sekaligus memperkokoh solidaritas di tengah keberagaman masyarakat Sultra.

Ketua Umum KKT Jeneponto Sultra, Prof. Dr. Eka Suaib, M.Si, dalam sambutanya mengajak seluruh warga Turatea di perantauan untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai budaya warisan leluhur sebagai fondasi dalam membangun harmoni sosial dan kontribusi bagi daerah.

“Kita harus saling percaya, bekerja sama dengan tulus, dan menjaga nilai-nilai budaya kita agar tetap hidup meski jauh dari kampung halaman. Harmonisasi sosial adalah kunci agar kita menjadi pilar penting dalam pembangunan daerah,” tegas Prof. Eka.

Guru Besar Universitas Halu Oleo itu juga menekankan pentingnya menghidupkan nilai-nilai luhur seperti abbulo sibatang (bersatu hati), sitongka-tongka sipakalabbiri (saling menghargai dan menguatkan), dan sipassiriki (menjaga martabat satu sama lain), sebagai panduan dalam kehidupan bermasyarakat di tanah rantau.

“Dimana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Kita wajib menghargai adat-istiadat setempat, namun jangan sampai akar budaya kita sebagai masyarakat Turatea hilang dari identitas kita,” lanjutnya.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Halu Oleo (FISIP- UHO) ini menegaskan bahwa KKT Jeneponto harus menjadi rumah besar tempat seluruh warga saling mendukung, membesarkan, dan menumbuhkan semangat gotong royong.

“KKT adalah wadah silaturahmi, pemberdayaan, dan pengabdian. Inilah tempat kita bertumbuh bersama dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Pengukuhan ini juga menjadi momentum reflektif bagi diaspora Turatea di Sultra untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah, lembaga sosial, dan berbagai unsur strategis lainnya.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Sultra melalui Sekretaris Daerah Provinsi Sultra, Drs Asrun Lio, M.PhD, turut memberikan apresiasi atas kepengurusan baru KKT Jeneponto. Ia menyebut organisasi ini sebagai jembatan penguat persaudaraan dan keharmonisan sosial di tengah masyarakat multikultural.

“Ini bukan sekadar pelantikan pengurus, tetapi momentum penting untuk mempererat gotong royong dan memperkuat identitas kultural. Pemerintah Provinsi mendukung penuh peran KKT dalam menjaga harmoni dan mendorong pembangunan yang inklusif,” ujarnya.

Acara pengukuhan yang berlangsung meriah ini turut dihadiri oleh tokoh masyarakat, perwakilan KKSS dari berbagai daerah di Sultra, serta para sesepuh dan generasi muda KKT Jeneponto. Nuansa adat Bugis-Makassar yang kuat terasa dalam setiap rangkaian acara, dari penampilan budaya hingga ramah tamah yang penuh kehangatan.

Dengan semangat baru dan kepengurusan yang solid, KKT Jeneponto Pilar KKSS se-Sultra siap menapaki peran strategis dalam membangun masyarakat yang bersatu, berbudaya, dan berkontribusi nyata untuk kemajuan Sulawesi Tenggara. (Ismed)

Komentar