Peredaran Narkoba Dikendalikan dari Lapas Kendari, Granat Sultra Minta Kanwil Kemenkumham Evaluasi

Berita Utama816 Dilihat

Potretterkini.id, KENDARI-Ketua Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Bariun mengatakan, harus ada evaluasi yang mendasar tentang pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kendari.

Bariun mengatakan itu untuk merespon penangkapan kasus narkoba yang dilakukan oleh pihak kepolisian dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sultra akhir-akhir ini, dimana pengendaliannya dilakukan oleh para narapidana (napi) di Lapas.

Tentunya, menurut Bariun, seorang napi seharusnya tidak bisa mengendalikan peredaran narkoba, karena tidak bisa berkomunikasi dengan pihak luar.

“Jika mereka masih bisa berkomunikasi dengan leluasa berarti ada yang salah dengan sistem keamanan Lapas. Hal ini harus menjadi atensi dan evaluasi dari Kemenkumham,” ujar Bariun saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (5/7/2021).

Apalagi kata dia, baru-baru ini pihak BNNP Sultra berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu-sabu seberat 1,5  kilogram yang pengendalinya merupakan seorang napi di Lapas Kelas II A Kendari.

Untuk itu, Bariun meminta Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Sultra memerhatikan hal tersebut dengan baik. Sebab, mereka harus bekerja keras untuk menyelesaikannya.

“Di sini saya mengharapkan Kanwil Kemenkumham agar betul-betul menjadi perhatian, karena ini membawa kredibilitas nama baik dari pada Lapas, khususnya Kemenkumham kalau ini tidak pernah tuntas, tidak pernah diselesaikan oleh Kanwil Kemenkumham. Ini akan menjadi cerita tidak bagus dan menyangkut eksistensi daripada instansinya,” tegasnya.

Kemudian terkait dengan arahan Kapolri agar dibangun kampung narkotika di setiap daerah, kata Bariun, itu tidak akan menyelesaikan persoalan narkotika, kalau persoalan peredaran narkoba yang diduga pengendaliannya dilakukan para oknum di Lapas belum tuntas.

“Nah boleh kita bentuk dimana-mana, tapi steril dulu dalam kota ini. Ini menjadi perhatian karena Kapolri sudah konsen dalam pembasmian narkotika ini.Kami dari granat mengharapkan ketegasan pihak kepolisian dan BNN untuk menyelamatkan Sultra dari bahaya narkoba,” pungkas Bariun. (Redaksi)

Komentar