Pemda Muna akan Segera Aspal Sejumlah Ruas Jalan di Kabawo

Muna579 Dilihat

Potretterkini.id, MUNA- Langkah Pemerintah Daerah Kabupaten Muna dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat semakin menggeliat. Hal ini bisa dilihat melalui action yang di lakukan oleh pemerintah dalam melakukan pembangunan di berbagai tempat lingkup Kabupaten Muna. Kali ini Bupati Muna L.M. Rusman Emba selaku Bupati Muna melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Kecamatan Kabawo, pada

Kedatangan beliau disambut antusias oleh masyarakat dengan hadirnya ribuan warga pada kegiatan tersebut. Keberadaan Pimpinan tertinggi di Bumi Sowite ini memberikan harapan besar bagi masyarakat Kabawo.

Pasalnya ada beberapa program yang akan diluncurkan, diantaranya adalah jalan poros bhea – tongkuno sebesar Rp 9 milyar, mesjid Rp. 500 juta, jalan kawite-wite – Lamanu, Jalan menuju Laloeya, Lapangan Kabawo, percetakan sawah seluas 200 hektar, pengembangan lahan jagung kuning seluas 600 hektar.

“Semoga apa yang menjadi rancangan terkait pembangunan di Kecamatan Kabawo ini dapat terealisasi” Ungkap Rusman. Pada Aspek lain yakni bidang kesehatan dan pendidikan juga menjadi prioritas. Pada tahun ini telah dibangun Puskesmas Tanjung Batu di Desa Lamanu agar memudahkan akses kesehatan sekitar itu. Untuk bidang pendidikan, sarana dan prasarana sekolah akan terus dibenahi.

“ Insya Allah kita akan melaksanakan pembangunan secara merata” ungkapnya.
Mantan anggota DPRD provinsi dua periode ini mengaku selama kurang tiga tahun periode pemerintahan tidak bisa langsung menyelesaikan permasalahan yang ada. Tapi fondasi pembangunan telah diletakkan menuju penyempurnaan.

“Bicara persoalan pemerintahan tidak hanya mengenai soal pembangunan. Tetapi juga menyentuh kepada aspek kemasyarakatan. Saya pikir masyarakat juga bisa melihat apa yang telah kami lakukan untuk daerah” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menghimbau tentang isu-isu yang berkembang terkait dengan pembangunan di Muna. Berkembangnya isu bahwa di Muna tidak ada pembangunan, merupakan konsumsi politik menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada).

Oknum-oknum tersebut belum tentu bisa memberi kontribusi untuk daerah. “ Kami memohon kepada masyarakat agar jangan terpancing provokasi yang ada. Sebab itu merupakan agenda politik yang mereka mainkan menjelang pelaksanaan Pilkada” jelasnya. (Afar/Meid)

Komentar