Potretterkini.id, KENDARI Mahasiswa program Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Kuliah Kerja Nyata (KKN-Tematik) Universitas Halu Oleo (UHO) Tahun 2026 dengan Judul “Desa Pesisir Tangguh di Bungkutoko Kota Kendari” melaksanakan program kerja pertama yaitu kegiatan edukasi kebersihan pantai bagi masyarakat pesisir, Kelurahan Bungkutoko, Kecamatan Nambo, Kota Kendari. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, (13/7/2026) di pesisir Bungkutoko.
Program edukasi dan coastal clean up ini bertujuan menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan laut terutama dari limbah plastik yang semakin hari semakin melimpah. Kegiatan yang mengusung tema “Pantai Bersih, Masyarakat Sehat, Laut Lestari” ini merupakan bagian dari program kerja mahasiswa KKN-Tematik UHO sebagai bentuk pengabdian kepada Masyarakat Terintegrasi Kuliah Kerja Nyata.

Sebagai kelurahan yang terletak di kawasan pesisir, masyarakat Kelurahan Bungkutoko sangat bergantung terhadap keberlanjutan ekosistem laut dan pesisir. Sebagian besar warga bekerja sebagai nelayan. Oleh karena itu, kebersihan pantai memiliki peran yang sangat krusial terhadap aktivitas perekonomian dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Kuliah Kerja Nyata (KKN Tematik) UHO dengan ketua tim Dr. Dedy Oetama, S.Pi., M.Si bersama anggota tim dosen yang terdiri dari Dr. Fahmiati, S.Si., M.Sc.; Dr. Haslianti, S.Pi., M.Si.; La Ode Muhammad Arsal, S.Pi., M.Si.; dan Chairun Annisa Aryanti, S.Kel., M.Si. bersama mahasiswa KKN-Tematik UHO, menyusun program kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi lingkungan setempat.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini diawali dengan memberikan sosialisasi kepada masyarakat setempat terkait pentingnya menjaga ekosistem laut terutama dari limbah plastik yang semakin melimpah, salah satu kegiatan yang dapat dilakukan yaitu melaksanakan kegiatan Coastal Clean Up, setelah dilakukan sosialisasi dan penjelasan terkait teknis kegiatan maka dilanjutkan dengan kegiatan inti yaitu membersihkan pantai dengan menyusuri pantai (Coastal Clean Up).
Kepala Kelurahan Bungkutoko, Amran, S.Pd. Menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program edukasi dan coastal clean up yang dilakukan mahasiswa KKN Tematik UHO. “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi Masyarakat pesisir karena mereka dapat memahami pentingnya menjaga kebersihan pantai dan turut serta langsung dalam kegiatan coastal clean up” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-Tematik UHO berharap masyarakat dapat lebih memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta mulai menerapkan perilaku peduli pantai, salah satu hal konkret yang dapat dilakukan yaitu mulai menerapkan untuk tidak lagi membuang sampah di laut dan melakukan kegiatan coastal clean up. Edukasi ini diharapkan mampu membentuk kebiasaan positif yang tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, namun bagi kelestarian lingkungan Kelurahan Bungkutoko di masa mendatang.
Berdasarkan hasil Coastal Clean Up, sekitar 70% sampah yang terkumpul didominasi limbah plastik. Kondisi ini menunjukkan bahwa plastik masih menjadi jenis limbah yang paling mendominasi kawasan pesisir Bungkutoko. Sampah plastik tersebut berpotensi mencemari perairan, merusak ekosistem pesisir, dan membahayakan berbagai organisme laut karena dapat terurai menjadi partikel mikroplastik yang masuk ke rantai makanan. Selain mengganggu kesehatan ekosistem, akumulasi limbah plastik juga berpotensi menurunkan kualitas perairan dan mengancam keberlanjutan sumber daya perikanan yang menjadi penopang kehidupan masyarakat pesisir.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini sejalan dengan implementasi SDG’s 14 (Life Below Water), melalui kegiatan ini dapat mengurangi pencemaran laut secara signifikan, terutama dari aktivitas darat, termasuk limbah plastik, sebagai upaya untuk meningkatkan sustainability of marine and fisheries. (Sar)







Komentar