Potretterkini.id, LANGARA- Balai Desa Lamoluo menjadi pusat kegiatan penting hari ini, dengan terselenggaranya Musyawarah Desa (Musdes) Khusus Ketahanan Pangan Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung penuh antusiasme dan dihadiri berbagai elemen masyarakat desa, pada Senin (8/92025).
Tampak hadir dalam musyawarah tersebut Kepala Desa Lamoluo, Ketua dan Anggota BPD, pendamping kecamatan, pendamping desa, bidan desa, perangkat desa, kader posyandu, kelompok tani, kelompok nelayan, pelaku UMKM, tokoh pemuda, serta tokoh masyarakat. Musyawarah dipimpin langsung oleh Ketua BPD Lamoluo.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Lamoluo menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan isu krusial yang harus menjadi perhatian bersama.

“Sebagai sebuah komunitas, kita memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap warga desa memiliki akses terhadap pangan yang cukup, aman, dan bergizi. Melalui musyawarah ini, mari kita diskusikan permasalahan yang ada, petakan potensi yang bisa kita kembangkan, serta rumuskan program-program yang realistis dan berkelanjutan,” ujar Kades.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk aktif berpartisipasi, memberikan ide dan masukan, agar Desa Lamoluo mampu mewujudkan desa yang mandiri pangan, sejahtera, dan berkeadilan.
Sementara itu, Pendamping Kecamatan, Rahman, dalam sambutannya menekankan regulasi terbaru yang mewajibkan 20% dari APBDes dialokasikan khusus untuk ketahanan pangan, yang nantinya akan dikelola oleh BUMDes.
Hal senada juga disampaikan Pendamping Lokal Desa, Arianto, yang menekankan pentingnya sinergi masyarakat. Menurutnya, petani perlu meningkatkan produksi pangan lokal, pedagang memperluas akses pasar, serta seluruh masyarakat meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam menjaga ketahanan pangan.
Musyawarah berjalan cukup dinamis, bahkan sempat alot, karena banyak kelompok masyarakat mengajukan pertanyaan dan masukan terkait program ketahanan pangan. Namun, melalui diskusi yang konstruktif, akhirnya dicapai kesepakatan bersama.
Dari hasil musyawarah, disepakati empat jenis kegiatan prioritas yang akan dijalankan di Desa Lamoluo, yakni,bidang Pertanian, Peternakan, Perikanan dan Perdagangan.
Dengan semangat kebersamaan, seluruh peserta musyawarah berkomitmen untuk menjalankan program tersebut secara gotong royong, demi terwujudnya Desa Lamoluo yang mandiri pangan dan semakin sejahtera.
Kontributor: Ikrawan







Komentar