Potretterkini.id, MUNA- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Muna menggelar rapat koordinasi dalam rangka persiapan menyambut Bulan Suci Ramadhan 1448 Hijriah/2026 Masehi, Selasa (14/1/2026). Rapat ini menjadi langkah strategis untuk memantapkan peran dan keterlibatan seluruh pengurus MUI, baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan.
Ketua Umum MUI Kabupaten Muna yang juga Rektor Universitas Karya Persada Muna (UKPM), Prof. Dr. Ir. H. Usman Rianse, M.S, menegaskan bahwa rapat koordinasi tersebut sangat penting untuk menyamakan persepsi serta merancang program dakwah Ramadhan yang terstruktur dan berdampak langsung kepada masyarakat.
“Rapat ini bersifat strategis karena membahas agenda-agenda penting menjelang Ramadhan, sekaligus memastikan keterlibatan aktif seluruh pengurus MUI kabupaten hingga kecamatan,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, MUI Kabupaten Muna menghasilkan sejumlah keputusan penting. Salah satunya adalah rencana pembentukan Tim Safari Ramadhan, di mana MUI Kabupaten akan menyurat kepada pengurus MUI kecamatan untuk merekomendasikan dai. Para dai tersebut nantinya akan ditugaskan di kecamatan masing-masing dengan pendataan jumlah desa, masjid, dan dai yang diutus. Seluruh data diminta sudah masuk paling lambat 30 Januari 2026.
MUI juga menjadwalkan rapat koordinasi lanjutan secara daring (Zoom) pada 15 Sya’ban 1448 H atau Selasa, 3 Februari 2026, yang dipusatkan di UKPM. Kegiatan diawali dengan salat berjamaah pukul 15.00 WITA dan dilanjutkan rapat daring pukul 16.00 WITA.
Adapun materi dakwah Ramadhan akan difokuskan pada isu-isu aktual dan relevan, meliputi zakat, infak, sedekah, lingkungan, pendidikan, serta literasi digital. Komisi Dakwah MUI ditugaskan menyusun materi khusus tentang zakat, infak, dan sedekah dengan koordinator Burhanudin Dano.
Selain itu, MUI Kabupaten Muna juga akan membentuk forum silaturahmi dengan MUI kecamatan, dengan pembagian anggota MUI kabupaten untuk turun langsung ke kecamatan masing-masing minimal dua kali selama bulan Ramadhan.
Puncak persiapan ditandai dengan launching Program Ramadhan MUI yang direncanakan pada 15 Sya’ban 1448 H atau Rabu, 4 Februari 2026.
Tak hanya itu, Tokoh Cendekiawan muslim ini menyatakan MUI Kabupaten Muna juga akan menyurat kepada Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) agar mengeluarkan surat imbauan percepatan penetapan besaran zakat di awal Ramadhan. Penetapan tersebut diharapkan berdasarkan hasil survei agar pengelolaan zakat lebih efektif dan efisien.
MUI Kabupaten Muna merekomendasikan kepada seluruh MUI kecamatan untuk menyusun jadwal ceramah Ramadhan di wilayah masing-masing, baik secara mandiri maupun dengan bergabung dalam tim kecamatan.
Dengan berbagai langkah strategis ini, MUI Kabupaten Muna berharap pelaksanaan ibadah Ramadhan 1448 H dapat berjalan lebih terarah, berkualitas, dan memberikan manfaat luas bagi umat. (Med)







Komentar