Muhammad Salim: Warisi Nilai Isra Mi’raj, Libatkan Allah Wujudkan Muna Barat Liwu Mokesa

Daerah2226 Dilihat

Potretterkini.id, MUNA BARAT- Pembawa hikmah peringatan Isra dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah, Muhammad Salim, mengajak masyarakat untuk meneladani dan mewarisi nilai-nilai spiritual dalam peristiwa agung Isra Mi’raj sebagai umat Nabi Muhammad SAW. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan peringatan Isra Mi’raj di Desa Kasakamu, Kabupaten Muna Barat, Jumat (16/01/2026).

Dalam tausiyahnya, Muhammad Salim menekankan bahwa peristiwa Isra Mi’raj bukan sekadar kisah perjalanan Rasulullah SAW, melainkan sarat dengan pesan keimanan dan ketakwaan yang harus terus dihidupkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Isra dan Mi’raj mengajarkan kepada kita nilai-nilai spiritual yang sangat tinggi. Nilai-nilai inilah yang patut kita warisi sebagai umat Nabi Muhammad SAW untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” ungkap Muhammad Salim.

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan yang diraih manusia dalam kehidupan tidak semata-mata berasal dari usaha dan jerih payah semata, melainkan merupakan bentuk pertolongan dan anugerah Allah SWT.

“Keberhasilan kita bukan hanya hasil dari kerja keras dan usaha kita, tetapi ada campur tangan, pertolongan, dan anugerah dari Allah SWT. Karena itu, dalam menjalani aktivitas hidup, jangan sampai kita tidak melibatkan Allah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Muhammad Salim mengaitkan nilai-nilai spiritual Isra Mi’raj dengan pembangunan daerah, khususnya dalam mewujudkan Muna Barat Liwu Mokesa. Menurutnya, pembangunan yang berkelanjutan harus dilandasi dengan kekuatan spiritual dan nilai religius.

“Termasuk dalam mewujudkan Muna Barat menjadi Liwu Mokesa tumbuh, maju, dan kerenkita harus selalu melibatkan Allah dalam setiap ikhtiar dan perencanaan,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Muhammad Salim juga memberikan apresiasi terhadap program Muna Barat Berjamaah, Mengaji, dan Berzikir yang menjadi bagian dari visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Muna Barat, La Ode Darwin dan Ali Basa.

“Program Muna Barat Berjamaah, Mengaji, dan Berzikir adalah langkah yang sangat baik untuk memperkuat fondasi spiritual masyarakat. Ini menunjukkan komitmen Bupati dan Wakil Bupati dalam membangun Muna Barat tidak hanya secara fisik, tetapi juga secara rohani,” katanya.

Ia berharap melalui momentum peringatan Isra Mi’raj, masyarakat Muna Barat semakin meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat keimanan, serta menjadikan nilai-nilai Islam sebagai landasan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. (Afar)

Komentar