Menteri PU Dody Hanggodo Sambut Positif Usulan Pemkab Mubar

Muna Barat1728 Dilihat

Potretterkini.id, MUNA BARAT- Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU) Dody Hanggodo menyatakan dukungan atas berbagai usulan pembangunan infrastruktur yang diajukan Pemerintah Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara. Komitmen tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja di wilayah itu, Minggu (13/7/2025).

Sejumlah program prioritas usulan Pemkab Mubar, mulai dari pembangunan tanggul kolam pantai, jembatan, sekolah rakyat, hingga peningkatan jalan daerah melalui skema Instruksi Presiden (Inpres), disebut telah masuk dalam perhatian Kementerian PUPR.

“Sekolah rakyat, tanggul kolam pantai, jembatan, Sama itu Inpres jalan daerah, nanti kita lihat itu ya,” kata Dody Minggu (13/7/2025).

Ia menegaskan, kementeriannya akan memastikan seluruh program prioritas itu bisa segera dieksekusi karena berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Saya harus memastikan semuanya segera dieksekusi, karena semua program bisa menopang ekonomi daerah,” ujarnya.

Menurut Dody, seluruh pemerintah kabupaten yang mengajukan program infrastruktur mendapat respons positif dari Kementerian PUPR. Hanya saja, pelaksanaan fisik dilakukan secara bertahap mengikuti ketersediaan anggaran pemerintah pusat.

“Semua pemkab kita positif. Kita tinggal menunggu arahan, uangnya berapa. Nanti Balai Keuangan Infrastruktur baru bisa bicara mana yang super prioritas. Jika tidak bisa dikerjakan 2025, kemungkinan besar akan diselesaikan tahun 2026,” jelasnya.

Meski belum seluruh usulan bisa langsung dieksekusi, Dody menekankan tidak ada satu pun yang diabaikan. Saat ini, kata dia, pihaknya masih menunggu turunnya alokasi anggaran dari pusat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Muna Barat, Unding, mengungkapkan bahwa total nilai usulan pembangunan infrastruktur yang diajukan ke Kementerian PUPR mencapai ratusan miliar rupiah. Di sektor jalan, terdapat enam ruas yang diusulkan melalui program Inpres Jalan Daerah dengan nilai sekitar Rp84 miliar.

Di bidang sumber daya air, Pemkab mengajukan pembangunan tiga bendungan Katangana, Kasimpa, dan Lanofo dengan nilai Rp15 miliar. Selain itu, ada pula usulan pembangunan pengaman pantai di Pajala, Tondasi, dan Latawe yang ditaksir senilai Rp25 miliar.

Usulan strategis lainnya yaitu pembangunan jalan bypass dari Tondasi ke Pajala dengan nilai mencapai Rp94 miliar. Di sektor Cipta Karya, pemkab juga mengajukan penataan kawasan wisata Pantai Pajala dan Benteng Tiworo, masing-masing senilai Rp25 miliar dan Rp20 miliar.

Program Sekolah Rakyat menjadi salah satu yang diandalkan, dengan estimasi anggaran sekitar Rp200 miliar. Saat ini, program tersebut masih dalam proses administrasi di Balai wilayah provinsi.

“Seluruh usulan sudah kami input dalam sistem aplikasi nasional, baik SIPURI untuk irigasi maupun SITIA untuk jalan. Beberapa masih dalam proses finalisasi agar segera divalidasi pemerintah pusat,” pungkasnya.

Kontributor: La Ode Muhamad Aslam

Komentar