Potretterkini.id.MUNA-Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dody Hanggodo, bersama Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ir Ridwan Bae, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Muna Barat, dan Muna pada Minggu (13/7). Kunjungan ini menandai komitmen pemerintah pusat dalam percepatan pembangunan infrastruktur strategis di Sulawesi Tenggara.
Di Buteng, rombongan didampingi Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka (ASR), Anggota DPR RI Ali Mazi, serta Bupati Buteng Azhari, meninjau lokasi rencana pembangunan Jembatan Muna-Buton. Menteri Dody menyampaikan bahwa proyek jembatan penghubung ini akan memulai konstruksi awal pada tahun 2026.
“Jembatan Muna-Buton akan menjadi simpul konektivitas antarwilayah yang mendongkrak efisiensi logistik, mempercepat mobilitas warga, dan membuka peluang ekonomi baru di wilayah kepulauan,” ungkap Menteri Dody.
Selanjutnya, di Kabupaten Muna Barat, Menteri dan rombongan meninjau pembangunan Inpres Jalan Daerah (IJD) Guali-Kusambi dan lokasi rencana pembangunan Sekolah Rakyat. Di Muna, perhatian difokuskan pada peninjauan talud di kawasan Sarana Olahraga (SOR) La Ode Pandu dan lokasi rencana pembangunan Jembatan Muna-Konawe Selatan di Tampo, Kecamatan Napabalano.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, mengungkapkan bahwa tahun ini telah dialokasikan anggaran sebesar Rp 43 miliar dari APBN untuk kelanjutan pembangunan talud laut (sea wall) di kawasan SOR La Ode Pandu. Namun, alokasi tersebut masih dalam kondisi terblokir.
“Anggaran ini sangat krusial mengingat kerusakan tanggul yang parah akibat abrasi. Kami berharap Menteri PUPR dapat segera membuka blokir tersebut,” ujar Ridwan.
Menanggapi hal itu, Menteri Dody menyatakan kesiapan untuk mempercepat proses pelepasan blokir anggaran agar pembangunan talud sepanjang 1,6 kilometer bisa segera dilanjutkan.
“Kita akan usahakan secepatnya. Ini penting untuk melindungi akses jalan dan fasilitas umum dari ancaman air laut,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Muna, Bachrun Labuta, menyampaikan apresiasi atas perhatian langsung dari pemerintah pusat dan DPR RI terhadap pembangunan infrastruktur di Bumi Sowite.
“Di tengah efisiensi fiskal, bantuan pusat sangat berarti. Semoga dukungan ini bisa terealisasi dalam waktu dekat demi kesejahteraan masyarakat,” kata Bupati Bachrun.
Kunjungan ini menjadi bagian dari sinergi nasional untuk membangun infrastruktur berbasis manfaat ekonomi, konektivitas antarwilayah, dan perlindungan lingkungan dalam kerangka pembangunan berkelanjutan.
Kontributor : Aswin Rudi







Komentar