Masyarakat Buke Buka Mata Pembangunan Infranstruktur “Surunuddin” Bukan Janji Tapi Bukti

Berita, Politik641 Dilihat

Potretterkini.id, KONSEL- Masyarakat Kecamatan Buke, mengakui bahwa kontribusi Surunuddin Dangga, sangat besar di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), selama menjadi Bupati 4 tahun terakhir ini. Utamanya pembangunan Infranstruktur jalan, baik pengerasan, pengaspalan, pembangunan Rumah Sakit Daerah (RSUD), lebih-lebih perhatian pada petani dan juga peningkatan SDM.

Selain itu program yang lain digenjot oleh petahana ini yakni, beda rumah (layak huni) sudah mencapai 13 ribu yang dikerjakan, terus Program penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dari 7 ribu bertambah menjadi 15 ribu. Selain itu perhatian terhadap warga transmigrasi memberikan kebebasan seluas-seluasnya tanpa ada dekriminasi seperti apa yang digaungkan oleh kubu sebelah.

Namun demikian keberhasilan yang dicapainya itu, tidak membuat dirinya berbesar kepala untuk berhenti bekerja keras memakmurkan masyarakat Konawe Selatan pada umumnya. Karena mengingat masih banyak PR yang harus diperjuangkan, untuk itu di Pilkada Serentak 2020, ia kembali bertarung Sebagai calon Bupati berpasangan dengan Rasyid (Calon Wakil Bupati).

Dalam pidato kampanye di Desa Tirta Martani, Kecamatan Buke, Konsel, Kamis (15/10/2020), Surunuddin, menyampaikan dengan lantang bahwa sejak dilantinya sebagai bupati, menjadi fokus perhatian utamanya adalah infranstruktur, sebab ia melihat di Konsel ini merupakan titik sentral ekonomi yang perlu ditumbuh kembangkan, dengan pembenahan infranstruktur jalan dapat melancarkan akses pertumbuhan ekonomi didaerah.

“Pembangunan infranstruktur di Kecamatan Buke ini, saya kira masyarakat bisa membuka mata bahwa kami ini telah bekerja, bukan diam, tidak menjanjikan sesuatu tanpa bukti ril dilapangan, yang kami kerjakan ada fisiknya meskipun belum sempurna. Sebab membangun itu tidak semuda membalikan telapak tangan direncanakan sekarang jadi juga sekarang ada tahapanya,” ucapnya.

Kalau dikubu sebelah lanjutnya, masih sibuk mencari isu-isu kesalahan kami. mereka menyatakan kami tidak membangun itu tidak benar dan jangan  percaya. Pekerjaan yang kami lakukan masyarakat yang mampu menilainya bukan diri kami sendiri.

SUARA berkomitment akan melanjutkan pembangunan yang belum sempat dikerjakan, jika masyarakat memberi amanah kepada kami untuk melanjutkan pembangunan. Kemenangan SUARA ada ditangan kerja keras saudara yang totalitas bekerja dilapangan.

“Fokus kita sekarang adalah menawarkan program. Kalau tetangga kita tidak ada BPJS catat, kalau rumahnya kumuh cacat. Kalau jalan ini mohitam catat pula supaya kita kerjakan,” ujarnya.

“Perlu diketahui bahwa jalan ini kita sudah desain, dari Lalembu sudah dibangun jembatan di Aneese menyebrang Buke keluar di Amasara, tembus Angata Mowila dan tempat lain yang akan dilalui.

“Memang jalan ini kita sudah desain untuk membantu rakyat semuanya. Kita membangun ini bukan asal membangun tetapi ada perencanaanya. Sehingga perencanaan ini belum selesai. Selama 4 tahun ini sudah banyak kita kerjakan dan 1 tahun ini situasi Pandemi program tertunda Kalau tidak Covid ini infranstruktur jalan yang dintuntaskan,” jelas.

Politis Golkar ini menambahkan, untuk timses di Buke ini dulu 10 orang sekarang ini Timses SUARA bertambah 500 orang. Artinya ini merupakan sinyal tingkat kepercayaan masyarakat untuk mendukung dan memenangkanya kedua periode berikutnya. (Meid)

Komentar