Mahasiswa PGPAUD Unsultra Wakili Kampus di KKN Kebangsaan 2025 di Unhas

Pendidikan2348 Dilihat

Potretterkini.id, KENDARI-Kebanggaan datang dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra). Salah satu mahasiswinya dari Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD), Yuni Stevani, terpilih mewakili kampus dalam ajang bergengsi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar di Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar.

Program nasional ini berlangsung dari 3 Juni hingga 4 Agustus 2025, mempertemukan mahasiswa terpilih dari seluruh Indonesia dalam sebuah misi pengabdian lintas budaya, daerah, dan disiplin ilmu. KKN Kebangsaan merupakan program unggulan Kemendikbudristek yang dirancang untuk memperkuat karakter kebangsaan dan kerja sama antarmahasiswa dari berbagai latar belakang.

Dekan FKIP Unsultra, Dr. Anidi, menyampaikan rasa bangganya atas terpilihnya Yuni sebagai delegasi kampus. “Ini adalah kesempatan besar bagi mahasiswa untuk mengembangkan karakter, serta mengasah hardskills dan softskills secara menyeluruh.

“Kami berharap Yuni dapat membawa nama baik Unsultra dan menjadi agen perubahan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Inspirasi bagi Mahasiswa Unsultra

Kehadiran Yuni di ajang ini diharapkan tidak hanya membawa nama baik kampus, tetapi juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa FKIP Unsultra lainnya untuk lebih aktif dalam berbagai program nasional.

“Semoga apa yang saya jalani ini bisa menjadi motivasi untuk teman-teman lain agar tidak ragu mengambil peluang, berani tampil, dan terus belajar dari pengalaman nyata di lapangan,” kata Yuni.

Dengan semangat pengabdian dan kolaborasi, FKIP Unsultra menunjukkan bahwa kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa bisa dimulai dari ruang kelas hingga pelosok negeri. Dan langkah kecil dari satu mahasiswa, bisa menjadi pijakan besar menuju perubahan.

Menurut dia, keikutsertaan Yuni dalam KKN Kebangsaan menjadi bukti bahwa mahasiswa PGPAUD juga memiliki peran strategis dalam pembangunan bangsa, khususnya dalam memperkuat pendidikan karakter sejak usia dini. Semangat kolaborasi dan pengabdian ini diharapkan menginspirasi mahasiswa lain untuk terus berkarya dan berkontribusi untuk Indonesia.

Lanjut Anidi, prestasi tersebut, adalah langkah strategis dalam membangun Karakter Mahasiswa Partisipasi mahasiswa dalam KKN Kebangsaan bukan sekadar program akademik, tapi juga menjadi sarana strategis untuk membangun jiwa kepemimpinan, kepekaan sosial, dan kecintaan terhadap Tanah Air.

Kegiatan ini mempertemukan para mahasiswa dalam misi bersama untuk membangun dan memberdayakan masyarakat, terutama di daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal).

Yuni akan bergabung dengan ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta se-Indonesia untuk ditempatkan di lokasi pengabdian di wilayah Sulawesi Selatan yang telah ditentukan oleh panitia KKN Kebangsaan 2025.

Selain kegiatan pengabdian, para peserta juga akan mengikuti berbagai pelatihan, seminar, dan forum kebangsaan yang bertujuan memperkuat wawasan kebangsaan serta kolaborasi lintas daerah.

Yuni Stevani menyambut amanah ini dengan antusias. Ia menyatakan siap berkontribusi secara maksimal dalam program yang sarat nilai kebangsaan dan pengabdian tersebut.

“Saya merasa terhormat dan siap menjalankan tugas ini sebaik-baiknya. Semoga pengalaman ini bisa memperkaya wawasan, memperluas jejaring, dan meningkatkan kemampuan dalam praktik pengabdian kepada masyarakat,” tutur Yuni. (Red)

Komentar