Mahasiswa KKN-T UHO Petakan Infrastruktur Transportasi Desa di Anggaberi, Dukung Pembangunan Berbasis Data

Pendidikan3143 Dilihat

Potretterkini.idKONAWE – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Halu Oleo (UHO) menghadirkan inovasi dalam mendukung pembangunan desa melalui program Inventarisasi dan Pemetaan Infrastruktur Transportasi Desa di Kecamatan Anggaberi, Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara pada 17 Juli 2026.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menyediakan data akurat yang dapat menjadi acuan pemerintah untuk meningkatkan konektivitas wilayah dan keselamatan transportasi masyarakat.

Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa melakukan survei lapangan secara langsung dengan memanfaatkan teknologi Global Positioning System (GPS). Kegiatan tersebut meliputi pendataan kondisi jalan desa, akses menuju kawasan pertanian, dokumentasi infrastruktur, hingga wawancara dengan pemerintah desa dan masyarakat guna memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi jaringan transportasi di wilayah tersebut.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa berhasil menginventarisasi dan memetakan jaringan jalan desa, akses menuju sentra pertanian, serta mengidentifikasi sejumlah titik yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Data yang diperoleh juga memberikan informasi mengenai kondisi ruas jalan yang masih layak digunakan, jalan yang membutuhkan pemeliharaan, hingga ruas yang memerlukan peningkatan kualitas agar mampu menunjang aktivitas ekonomi masyarakat, terutama distribusi hasil pertanian.

Selain itu, tim KKN menemukan beberapa lokasi yang memerlukan perhatian khusus dari aspek keselamatan lalu lintas. Di antaranya terdapat tikungan tajam, kerusakan permukaan jalan, minimnya rambu-rambu lalu lintas, serta kurangnya penerangan jalan.

Seluruh temuan tersebut kemudian disusun dalam bentuk peta digital beserta rekomendasi teknis yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah desa maupun Pemerintah Kabupaten Konawe sebagai bahan perencanaan pembangunan infrastruktur yang lebih tepat sasaran.

Dosen pembimbing KKN-T, Prof. Dr. Ir. Adris A. Putra, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., menyampaikan bahwa program ini merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan dalam menyelesaikan persoalan riil di lapangan.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar mengidentifikasi permasalahan transportasi secara langsung sekaligus menghasilkan data yang dapat dimanfaatkan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan,” ujarnya.

Program ini sekaligus menegaskan komitmen Universitas Halu Oleo dalam mendukung pembangunan wilayah pedesaan melalui penyediaan data dan informasi yang akurat.

Diharapkan hasil inventarisasi dan pemetaan infrastruktur transportasi tersebut dapat menjadi pijakan dalam meningkatkan konektivitas desa, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mewujudkan sistem transportasi yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan di Kecamatan Anggaberi, Kabupaten Konawe. (Red)

Komentar