LM Bariun Optimis KONI di Bawah Kepemimpinan Andy Ady Aksar Cabor Berjaya dan Prestasi Gemilang

Berita2210 Dilihat

Potretterkini.id, KENDARI- Dukungan dan harapan besar mengalir kepada Ketua Umum KONI Sulawesi Tenggara (Sultra) terpilih, Andy Adi Aksar dalam Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) disalah satu Hotel di Kendari, Minggu (27/7/2025) malam.

Salah satunya datang dari tokoh penting olahraga Sultra, Dr. LM Bariun, SH, MH, yang optimis kepemimpinan Andy mampu mengangkat prestasi olahraga daerah ini ke level nasional bahkan internasional

“Kami dari Pengurus Provinsi PBSI Sulawesi Tenggara, sekaligus sebagai Steering Committee (SC) Musorprovlub, mengucapkan selamat dan sukses atas terpilihnya Andi Ady Aksa sebagai Ketua Umum KONI Sulawesi Tenggara periode 2025–2029 secara aklamasi.

Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) yang baru saja kita laksanakan bukan sekadar seremoni. Ini adalah momentum penting untuk memperkuat silaturahmi, menyatukan visi dan misi, bertukar gagasan, serta mendengar langsung kebutuhan KONI kabupaten/kota dan cabang olahraga (cabor) se-Sultra.

Semua itu menjadi bahan dasar dalam menyusun program kerja dan tata kelola organisasi yang lebih baik demi meraih prestasi olahraga Sultra di kancah nasional hingga internasional.

Kini, KONI sebagai rumah besar seluruh cabor membutuhkan sosok pemimpin yang mampu menjadi pengayom dan pemersatu, bukan hanya ketua dari satu cabor. Harapan kami, kepada Ketua Tim Formatur dan seluruh anggota formatur, agar dapat membentuk jajaran pengurus yang benar- benar berkomitmen, memahami organisasi, dan siap mengabdi demi kejayaan olahraga Sultra.

Sebagai Ketua Pengprov PBSI Sultra dan bagian dari SC, saya mengajak seluruh insan olahraga untuk belajar dari pengalaman masa lalu. Jangan biarkan Ketua Umum berjalan sendiri. Diperlukan tim yang solid, berintegritas, dan mampu bekerja kolektif demi mewujudkan visi besar bersama.

“Mari kita satukan langkah, semangat, dan tekad untuk membawa olahraga Sulawesi Tenggara menuju masa depan yang lebih gemilang di bawah kepemimpinan Triple AAA (Andi Ady Aksar,” katanya.

Lebih lanjut Bariun menegaskan pentingnya sinergi dalam pembinaan olahraga, baik dari sisi pembenahan fasilitas, penyediaan perlengkapan, hingga perhatian serius terhadap atlet-atlet berprestasi.

“Kami percaya di bawah kepemimpinan Andy Adi Aksar, KONI Sultra bisa membawa kejayaan olahraga dalam event-event besar seperti Porprov, PON, hingga turnamen olahraga internasional,” ujar Dr. Bariun.

Ketua Pengprov PBSI Sultra, ini juga menekankan agar seluruh cabang olahraga (cabor) mendapat perhatian yang merata. Menurutnya, pembinaan yang menyeluruh akan menjadi kunci terciptanya prestasi yang berkelanjutan.

“KONI harus hadir bukan hanya dalam momen kompetisi, tetapi juga dalam proses pembinaan dan pemenuhan kebutuhan atlet dari awal,” tambahnya.

Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Dewan Penguat Olahraga Sultra, Andy Adi Aksar kini memikul harapan besar untuk menjadikan Sultra sebagai salah satu pusat kekuatan olahraga di Indonesia.

Kepercayaan terhadap Andy Adi Aksar bukan tanpa alasan. Selama ini, ia dikenal sebagai sosok muda yang visioner dan memiliki komitmen kuat terhadap kemajuan olahraga daerah. Terpilihnya Andy sebagai Ketua Umum KONI Sultra diharapkan menjadi angin segar dalam tata kelola olahraga yang lebih transparan, profesional, dan berpihak pada kepentingan atlet.

Bariun juga mengingatkan pentingnya regenerasi atlet dengan memberi ruang dan kesempatan lebih luas bagi talenta muda yang ada di berbagai daerah di Sultra.

“Pembinaan usia dini harus menjadi prioritas. Kita punya banyak potensi di desa-desa dan pelosok yang belum tergali maksimal. KONI harus turun langsung, bukan hanya menunggu laporan,” tegasnya.

Ia juga mendorong KONI membangun kerja sama strategis dengan pemerintah daerah, pihak swasta, dan institusi pendidikan demi mendukung ekosistem olahraga yang sehat dan berkelanjutan.

Selain aspek pembinaan, infrastruktur juga menjadi sorotan penting. Dr. Bariun menyebut bahwa fasilitas olahraga di Sultra masih memerlukan pembenahan serius agar bisa menunjang pelatihan dan kompetisi secara maksimal.

“Kita ingin Sultra punya pusat pelatihan bertaraf nasional, bahkan internasional. Jangan sampai atlet kita kalah bukan karena kemampuan, tapi karena kurangnya sarana dan prasarana,” ucapnya.

Bariun menyampaikan keyakinannya bahwa dengan manajemen yang tepat, kolaborasi lintas sektor, serta semangat dan dukungan masyarakat, olahraga Sulawesi Tenggara akan bangkit dan membawa nama harum daerah di pentas nasional maupun dunia.

“Sultra bukan daerah kecil. Kita punya semangat besar dan sumber daya hebat. Tinggal bagaimana mengelola potensi itu dengan serius. Saya yakin, Andy Adi Aksar bisa menjawab tantangan ini,” pungkasnya. (Med)

Komentar