Lewat Riset, Strategis Perguruan Tinggi Lakukan Pendampingan Terhadap Petani

Pendidikan455 Dilihat

Potretterkini, Id KENDARI- Kehadiran Perguruan Tinggi baik negeri maupun swasta adalah salah peran strategis menuntun petani dalam meningkatkan produktifitas pertanian.

Hal ini menjadi kerangka, salah satu yang termaktub dalam tridarma perguruan tinggi yakni pendidikan, Penelitian Pengabdian kepada Masyarakat. Dimana ketiga poin tersebut menjadi landasan utama yang harus dijalankan oleh perguruan tinggi.

“Sudah saatnya hasil riset penelitian kita terkait pertanian betul-betul terhilirisasi dapat dijadikan sebagai rujukan dalam meningkatkan produktifitas pertanian. Disamping itu meningkatkan distribusi nilai tambah. juga meningkatkan pendampatan sekaligus kesejahteraan,” ungkap Rektor Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) Prof Dr Ir H Andi Bahrun MSC, Agric, di wawancara awak media pekan lalu.

Ia menjelaskan, nilai tambah tersebut tidak cukup diperoleh oleh pihak perusahaan. Hasil pertanian di proses oleh perusahaan lalu dikembalikan kemasyarakat sebagai hasil produsenya.

“Kalau menurut saya untuk meningkatkan kesejahteraan petani tidak hanya meningkatkan nilai tambah tapi terpenting terjadi distribusi nilai tambah,” katanya.

Petani itu harus perlu didampingi dari stakeholder mulai dari pemerintah, masyarakat dan media harus melakukan literasi.

Dimana pemerintah katanya, lebih serius mengeluarkan regulasi harus bersinergi dengan kepentingan petani tidak boleh gonto-gontokan.

“Perlu diketahui Potensi sumber daya kekayaan alam kita melimpah ruah sumber daya alam mendukung begitu juga perguruan tinggi menunjung untuk melakukan pembimbingan pada petani,” terangnya.

“Sebenarnya kalau kita serius kita ini kaya, potensi kita besar tidak ada lagi kata impor lahan tidur diproduktifkan yang kurang produktif dinaikan. Regulasi yang diterbitkan harus konsisten yang kurang dievalusi dimana letak kekuranganya,” jelasnya.

Ketua Perhimpunan Meteorologi Pertanian Indonesia (Perhimpi) Sultra, lebih detail mengatakan, pengelolaan potensi pertanian dengan baik juga bisa menjadi faktor dalam mewujudkan ketahanan pangan di tengah pandemi covid-19. Karenanya, ia berharap sektor pertanian harus dibangun dengan baik dan menggali lebih dalam potensi yang ada, lahan tidur perlu digunakan dengan baik .

Pertanian pun lanjutnya, diharapkan menjadi sektor yang menjanjikan dan mampu memberikan penghidupan bagi para pelakunya, sehingga minat masyarakat menjadi petani pun meningkat.

Ketua Perhimpunan Agronomi Indonesia (PERAGI) Sultra ini menyampaikan
pertanian yang maju adalah pertanian yang memberi nilai lebih dan para petani memperoleh pendapatan yang lebih baik. (*/La Ismeid)

Komentar