Potertterkini.id. Muna-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muna menggelar Forum Group Discussion (FGD) guna menyusun laporan evaluasi Pemilihan Tahun 2024. Acara ini dihadiri berbagai elemen masyarakat yang memberikan kritik dan masukan terhadap kinerja penyelenggara pemilu.
Ketua Panitia, Siti Amrana, S.Hut, menegaskan bahwa FGD ini dilaksanakan berdasarkan regulasi yang berlaku yakni mengacu, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 yang telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2020.
Kemudian surat Ketua KPU RI Nomor 314/PL.01-SD/01/2025 tentang FGD dalam rangka penyusunan laporan evaluasi Pemilihan Tahun 2024, terkahir berdasarkan Surat Ketua KPU Muna Nomor 83/PL.02.7-UND/7403/2025 tentang Rapat Pleno Penyusunan Laporan Evaluasi Pemilihan Tahun 2024.
Sementara Ketua KPU Muna, LM. Askar Adi Jaya, menekankan bahwa tujuan FGD ini adalah memastikan validitas data dari kuesioner yang telah dikumpulkan serta menampung saran dan kritik dari berbagai pihak.
“Evaluasi ini bukan sekadar formalitas. Kami butuh kritik tajam dan solusi konkret untuk meningkatkan kualitas pemilu ke depan,” tegas Askar.
Peserta FGD terdiri dari Bawaslu Kabupaten Muna, pemantau pemilu, peserta pemilu, wartawan, serta Sekretariat KPU Muna. Sebanyak 85 peserta hadir dalam diskusi yang berlangsung dinamis.
Dalam forum tersebut, berbagai kritik mengemuka, mulai dari dugaan ketidakseimbangan anggaran hingga dugaan ketidaktepatan prosedur dalam beberapa tahapan pemilu. Ketua KPU Muna mengakui bahwa pemangkasan anggaran memang menjadi kendala utama dalam optimalisasi program KPU.
“Anggaran yang dipangkas berimbas pada banyak aspek. Tapi kami tetap berkomitmen menjalankan tugas dengan profesional,” ujar Askar.
Anggota KPU Muna, Alimudin, menambahkan bahwa kegiatan FGD ini merupakan bagian dari evaluasi nasional yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia.
Diskusi yang berlangsung tajam ini menegaskan bahwa penyelenggaraan pemilu di Muna masih menghadapi tantangan serius. KPU diharapkan lebih transparan dan akuntabel dalam setiap kebijakan yang diambil agar kepercayaan publik tetap terjaga.
Kontributor :Aswin Rudi







Komentar