Potretterkini.id, KENDARI- Universitas Sulawesi Tenggara (UNSULTRA) kembali menunjukkan kiprahnya dalam mewujudkan tridarma perguruan tinggi melalui pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan ke-50.
Program yang berlangsung selama 40 hari ini bukan hanya menjadi syarat akhir studi, tetapi juga wadah bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan sekaligus mengasah kepedulian sosial terhadap masyarakat.

Salah satu fakultas yang turut aktif adalah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), khususnya Program Studi Ilmu Pemerintahan. Menariknya, pada angkatan ini hadir Kelompok B mahasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Mereka adalah mahasiswa yang sebelumnya telah memiliki pengalaman kerja, lalu melanjutkan studi dengan mengintegrasikan pengalaman tersebut ke dalam capaian akademik.

Kehadiran mahasiswa RPL menghadirkan warna baru karena program kerja KKN dapat dilakukan berbasis tempat kerja, tanpa mengganggu tanggung jawab profesional mereka sehari-hari.
Program Unggulan Kelompok B Prodi Ilmu Pemerintahan
Dalam pelaksanaan KKN Angkatan ke-50, Kelompok B menyusun berbagai program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, di antaranya:
- Pencegahan Stunting
Mahasiswa menggelar penyuluhan gizi seimbang bagi balita bersama tenaga kesehatan dan aparat desa. Edukasi ini menekankan pentingnya ASI eksklusif, pola makan bergizi, serta perawatan kesehatan ibu dan anak. - Sosialisasi Bahaya Judi Online
Mengingat maraknya kasus judi online, mahasiswa memberikan edukasi tentang dampak sosial, ekonomi, hingga hukum. Masyarakat diajak lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi digital. - Pendampingan Koperasi Merah Putih
Mahasiswa membantu memperkuat tata kelola koperasi desa, mulai dari pencatatan keuangan hingga strategi pengembangan usaha berbasis potensi lokal. - Penyusunan Anggaran Ketahanan Pangan Desa
Kegiatan ini memberikan pemahaman kepada perangkat desa tentang mekanisme penganggaran yang transparan, akuntabel, dan tepat sasaran untuk mendukung ketahanan pangan. - Pembinaan Kelompok Nelayan dan Petani
Melihat potensi lokal, mahasiswa memberi pembinaan untuk memperkuat kelembagaan, meningkatkan produktivitas, sekaligus memperbaiki posisi tawar petani dan nelayan di pasar. - Pendampingan Pengelolaan Hasil Pertanian dan Laut
Masyarakat dilatih mengolah hasil panen dan tangkapan agar bernilai tambah melalui pelatihan pascapanen dan pemasaran yang lebih efektif. - Pengawasan Distribusi Bahan Pangan
Mahasiswa turut mengawal distribusi agar berjalan adil, lancar, dan bebas penyelewengan, sekaligus membantu mengatur jalur distribusi agar lebih efisien.

Selain program di tingkat desa, mahasiswa juga mengikuti kegiatan bersama fakultas dan universitas, seperti seminar, diskusi ilmiah, serta pelatihan lintas prodi.
Warna Baru Pengabdian Masyarakat
Pelaksanaan program kerja tersebut membuktikan bahwa KKN RPL berbasis tempat kerja mampu memberikan solusi praktis bagi masyarakat. Mahasiswa tidak hanya memenuhi kewajiban akademik, tetapi benar-benar berkontribusi nyata dengan bekal pengalaman profesional yang mereka miliki.
Secara keseluruhan, KKN Angkatan ke-50 UNSULTRA menegaskan bahwa mahasiswa merupakan mitra penting masyarakat dalam menghadapi tantangan sosial, ekonomi, dan pembangunan. Keberhasilan Kelompok B Prodi Ilmu Pemerintahan RPL menjadi bukti kolaborasi antara kampus dan masyarakat dapat menghasilkan dampak berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, UNSULTRA tidak hanya mencetak lulusan berkompeten secara akademik, tetapi juga berkarakter, berjiwa sosial, dan peka terhadap permasalahan di tengah masyarakat. KKN Angkatan ke-50 pun menjadi tonggak penting pengabdian UNSULTRA sekaligus bekal berharga bagi mahasiswa dalam menapaki dunia pasca kampus.
Penulis: Wadek Sospol Unsultra Erfain, S.Sos., M.A.







Komentar