Ketua STAI Syarif Muhammad Raha: 63 Wisudawan adalah Generasi Harapan Umat dan Bangsa

Pendidikan2144 Dilihat

Potretterkini.id, MUNA – Suasana haru dan kebanggaan terpancar dalam Wisuda ke-24 Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syarif Muhammad Raha, yang digelar secara khidmat di Gedung Galampano Kantolalo, Kabupaten Muna, Sabtu (02/08/2025).

Sebanyak 63 mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) resmi dikukuhkan sebagai sarjana pendidikan (S.Pd.), menandai selesainya perjuangan akademik mereka di kampus Islam ternama di wilayah Jazirah Muna ini.

Ketua STAI Syarif Muhammad Raha, L. Irian dalam pidato wisudanya menyampaikan rasa bangga, haru, dan optimisme terhadap capaian para lulusan. Ia menyebut bahwa gelar yang disematkan hari ini bukan hanya hasil kerja keras individu, tetapi juga berkat dukungan semua pihak, terutama keluarga.

“Hari ini bukan sekadar seremoni kelulusan, tetapi titik awal dari pengabdian kalian sebagai sarjana muslim kepada masyarakat, agama, dan bangsa,” tegas L. Irian di hadapan para wisudawan dan undangan.

Dalam kesempatan tersebut, L. Irian menyampaikan secara khusus ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para orang tua dan wali wisudawan-wisudawati. Ia mengakui bahwa peran orang tua sangat vital dalam keberhasilan pendidikan anak-anak mereka.

“Kami berterima kasih kepada para orang tua yang telah mendidik anak-anaknya dengan penuh kasih sayang dan keteladanan, serta telah mempercayakan STAI Syarif Muhammad Raha sebagai tempat menempuh pendidikan hingga memperoleh gelar sarjana. Kepercayaan itu adalah amanah yang kami jaga dengan sepenuh hati,” ucapnya.

L. Irian juga menyampaikan apresiasi kepada Kopertais Wilayah VIII, yang selama ini menjadi mitra penting dalam proses pembinaan dan peningkatan mutu akademik kampus.

“Kopertais Wilayah VIII telah memberikan pelayanan dan pembinaan maksimal, menjadi pendorong utama bagi kemajuan institusi kami menuju kampus Islam yang berkualitas dan berdaya saing,” ungkapnya.

Di samping itu, Pemerintah Kabupaten Muna juga mendapat ucapan terima kasih atas kontribusinya dalam pengembangan kampus, terutama melalui dukungan pembebasan lahan yang kini menjadi aset resmi STAI Syarif Muhammad Raha.

“Ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam memajukan pendidikan tinggi Islam di daerah ini,” kata L. Irian.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh dosen, staf, dan civitas akademika yang telah aktif menjalankan tridharma perguruan tinggi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang menjadi tulang punggung eksistensi kampus selama ini.

“Kita bukan hanya mendidik untuk hari ini, tapi membentuk pemimpin masa depan yang berakhlak, berilmu, dan siap menjawab tantangan zaman,” tambahnya.

Menutup sambutannya, L. Irian mengajak para wisudawan dan wisudawati untuk menjaga nama baik almamater, mengamalkan ilmu di tengah masyarakat, serta terus meningkatkan kapasitas diri di berbagai bidang.

Acara wisuda ditutup dengan penyerahan ijazah secara simbolis, dan sesi foto. Tangis haru dan senyum kebanggaan menghiasi wajah para lulusan dan orang tua mereka, yang menyaksikan buah perjuangan panjang pendidikan berbuah manis.

Editor:Kafarun

Komentar