Potretterkini.id, KENDARI-Momen haru dan penuh makna terjadi di Masjid Al-Fattah Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) ketika Musa Masontik secara resmi mengucapkan dua kalimat syahadat dan memeluk agama Islam.
Proses ikrar masuk Islam ini dipandu langsung oleh Ketua Dewan Kesejahteraan Masjid (DKM) Al-Fattah Unsultra, Dr. Anidi, S.Ag., M.Si., M.S.I., M.H disaksikan oleh jamaah dan civitas akademika kampus.
Dalam prosesi yang khidmat tersebut, Musa Masontik didampingi oleh ibu kandungnya yang turut menyaksikan dengan penuh haru. Setelah melafalkan ikrar syahadat dengan bimbingan Ketua DKM, ia secara resmi mengganti namanya menjadi Ahmad Musa Masontik, sebagai bagian dari identitas barunya sebagai seorang muslim.
Ketua DKM Al-Fattah Unsultra, Dr. Anidi menyampaikan rasa syukur dan bangga atas bertambahnya saudara seiman dalam keluarga besar umat Islam. “Ini adalah momentum spiritual yang sangat berarti, bukan hanya bagi saudara Ahmad Musa, tetapi juga bagi kami semua. Kami siap membimbing dan membersamai beliau dalam perjalanan baru ini menuju kehidupan yang lebih baik dalam iman dan takwa,” ungkapnya.
Ahmad Musa Masontik, yang sebelumnya telah mengenal ajaran Islam melalui lingkungan dan pergaulan, mengaku telah lama tertarik pada ajaran Islam. “Saya merasa damai dan yakin bahwa inilah jalan hidup yang saya pilih dengan sepenuh hati,” tuturnya singkat setelah mengucapkan ikrar keislaman.
Masjid Al-Fattah Unsultra selama ini dikenal aktif dalam kegiatan dakwah, pembinaan keislaman, dan menjadi pusat spiritual bagi sivitas kampus dan masyarakat sekitar. Proses pembimbingan bagi mualaf juga menjadi bagian dari program dakwah berkelanjutan yang dilakukan oleh DKM Al-Fattah.
Prosesi tersebut ditutup dengan doa Bersama, DKM Al-Fattah berharap Ahmad Musa Masontik dapat terus istiqomah dalam keimanan dan aktif dalam kegiatan keislaman di lingkungan kampus dan masyarakat. (Red)







Komentar