Ketua BPRS Sultra: Siap Mengawasi Program Kerja Rumah Sakit, Lebih Terarah dan Berjalan Lebih baik

Berita704 Dilihat

Potretterkini.id, KENDARI- Upaya meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat secara maksimal, Badan Pengawas Rumah Sakit (BPRS) Sulawesi Tenggara (Sultra) telah siap mengawasi seluruh program kerja rumah sakit yang ada di Sultra, agar lebih baik, terarah dan berjalan dengan baik.

Ketua BPRS Sultra Dr LM Bariun, yang baru dilantik oleh Gubernur melalui Sekda Sultra Drs Asrun Lio, ia memiliki harapan besar dengan adanya pengawasan dari BPRS ini, pihak rumah sakit lebih baik melaksanakan tugasnya sesuai dengan aturan yang berlaku dan menjawab segala keluhan pasien.

Dijelaskan Bariun, sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.49 Tahun 2013 tentang Badan Pengawas Rumah Sakit, BPRS bertugas membuat pedoman tentang pengawasan Rumah Sakit, membentuk sistem pelaporan dan sistem informasi yang merupakan jejaring BPRS.

Serta melakukan analisis hasil pengawasan dan memberikan rekomendasi kepada Pemerintah dan Pemerintah Daerah untuk digunakan sebagai bahan pembinaan.

Ia berharap hadirnya BPRS, dapat meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit, melaksanakan pengawasan dan pengendalian program rumah sakit, serta menciptakan ramah lingkungan, Selain itu, diperlukan dukungan pada seluruh elemen terkait, demi mencapai sebuah perubahan yang lebih baik pada rumah sakit.

“Kita menyadari bahwa banyak laporan dan aduan masyarakat, baik terkait pelayanan maupun sarana prasarana dan inilah yang menjadi perhatian utama BPRS kedepan, agar dapat berkontribusi dengan optimal. Sehingga timbul kinerja yang berintegirtas,”katanya.

ia mengharapkan dedikasi tinggi segenap pihak untuk melaksanakan tugas serta amanah besar tugas dan tanggung jawabnya, tugas harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, dan berikanlah pelayanan prima pada masyarakat.

Lebih lanjut Direktur Pascasarjana Unsultra ini menyatakan, kedepan progres dan program lebih terukur seperti halnya yang disampaikan Gubernur melalui Sekda Sultra perbaikan pelayanan rumah sakit dan berkaitan penata kelolaan sarana prasarana menjadi perhatian utama.

“Kita tidak hanya melakukan pengawasan tetapi bagimana melakukan perbaikan-perbaikan khususnya pengelolaan rumah sakit dan ramah lingkungan,” ujar Bariun, di Kendari, Rabu (18/1/2023)

Untuk itu, pihaknya akan bersinergi lembaga Ombusman, dan BPJS berkaitan keluhan dan laporan dari pasien kita akan bersama-sama menyingkapi hal itu. Kerjasama ini penting karna berkaitan pelayanan dan pengawasan.

“Karena idealnya sebelum dilakukan tindakan terlebih dahulu ditanyakan BPJS. Dan BPJS ini menjadi multi masalah dirumah sakit baik tenaga dokternya maupun para medis dan masyarakat.

“Sebagai komitmen setiap pertiga bulan kami akan melaporkan pengawasan kami terhadap kondisi rumah sakit di Wilayah Sultra kepada gubernur,” Pungkasnya.(Med)

Komentar