Gerindra dan ASR Sasar Daerah Terisolir di Koltim dengan Motor Trail

Metro Kota1810 Dilihat

Potretterkini.id, KOLTIM-Gerindra dan ASR menyasar daerah Terisolir di Koltim dengan menggunakan Motor Trail Rider dari Andi Sumangeruka (ASR) Racing Team bersama Gerindra Sulawesi Tenggara (Sultra),

Rute tujuan rider ini adalah desa Tongauna, Kecamatan Uesi, yang berjarak 110 km dari ibu kota kabupaten Kolaka Timur dengan tingkat rintangan cukup menantang bagi pengendara.

Touring yang digelar Sabtu, (21/82021) ini, mengambil start di rumah jabatan bupati dan dilepas Bupati Koltim, Andi Merya Nur.
33 peserta rider yang terdiri dari 27 rider Kota Kendari dan enam rider Kolaka Timur mulai menjelajahi Koltim sekira pukul 10 pagi.

Rombongan selanjutnya menyusuri Kecamatan Tinondo, Kecamatan Uluiwoi, hingga ujung dari wilayah Kolaka Timur kecamatan Uesi.

Jalur lintasan tantangan tim raider kali ini adalah kubangan, pendakian ekstrim, yang rusak parah dan sejumlah sungai yang harus dilitasi.

Menurut warga setempat, kerusakan karena sering kali dilalui kendaraan pengangkut kayu yang diduga ilegal dari dalam kawasan hutan di sejumlah wilayah di jalur jalan itu.
Jalan semakin diperparah dengan kondisi cuaca hujan yang terus mengguyur dan tidak memiliki drainase di sisi jalan, sehingga air menyapu jalan dan membuat kubangan.

Dalam perjalanan itu, rombongan rider sempat beberapa kali berhenti karena hujan tiba-tiba mengguyur dalam perjalanan, kemudian para rider juga harus membantu evakuasi kendaraan warga yang tertanam di kubangan atau kesulitan melewati pendakian yang curam dengan kondisi jalan rusak parah.

Seperti saat melintasi salah satu perbukitan di Kecamatan Uluiwoi, beberapa rider terpaksa mengambil alih motor siswi SMK Solewatu untuk melewati tanjakan curam dan rusak.

Para rider ASR juga harus mendorong motor warga yang kehujanan dan terjebak di dalam kubangan lumpur Siswa SMK Solewatu, Ila menyampaikan terimakasihnya pada para rider ASR yang membantu mereka, apalagi salah satu temannya sakit karena cukup lama diguyur hujan.

“Terimakasih Om, sudah dibantu, kami permisi duluan,” ucapnya singkat.

Rombongan yang juga membawa kendaraan double kabin juga harus mengevakuasi dua pasangan mahasiswa yang kehujanan, dan motornya kesulitan melintasi medan berkubang hendak bersilaturahmi dengan keluarganya.

Sementara itu, Ketua Gerindra Sulawesi Tenggara, Andi Ady Aksar dan sejumlah pengurus DPD Gerindra yang ikut, kemudian melanjutkan touring.

Mereka juga menyambangi rumah warga untuk bersilaturahmi sekaligus menyerahkan bantuan pada warga yang terkena dampak pandemi Covid-19.

Selain itu, mereka juga melakukan sosialisasi dan memperkenalkan Andi Sumangerukka sebagai calon Gubernur Sultra yang akan bertarung pada pilkada serentak tahun 2024.

Hujan yang terus mengguyur dan sulitnya medan yang dilalui menyebabkan sejumlah motor para rider rusak, sehingga harus melakukan perbaikan dalam perjalanan.

Mereka bahkan harus menunggu satu dengan lainnya saat melintasi sejumlah aliran kali dengan arus cukup deras. Bahkan tiga rider harus kembali setelah melewati hampir setengah jalan.

Namun sebelumnya, rombongan rider Koltim yang bersama suami Bupati Koltim tidak melanjutkan perjalanan bersama tim Kota Kendari.

Memasuki waktu matahari terbenam, rombongan rider melintasi objek wisata air terjun Tetewa, namun kondisi mulai gelap sehingga perjalanan dilanjutkan karena perjalanan masih membutuhkan waktu sekira satu jam dengan kondisi mendaki dan rusak parah.

Jurnalis Telisik.id yang ikut dalam rombongan menyaksikan para rider mulai lelah karena hampir setengah hari mereka berkendara dengan kondisi hujan.
Bahkan beberapa motor trail milik para rider berhenti di tengah jalan karena kehabisan bahan bakar.

Untung saja, mobil yang ditumpangi masih memiliki sedikit bahan bakar cadangan yang bisa membantu mereka mencapai titik tujuan. Mendekati Desa Tongauna, dua motor trail harus dievakuasi dan diangkut dengan mobil, karena rusak.

Rombongan mobil yang membawa, akhirnya tiba di Desa Tongauna, Kecamatan Uesi sekira pukul 9 malam. Sebelumnya, para rider telah sampai terlebih dahulu, namun sekira pukul 11 malam masih ada tiga rider yang tiba karena terlambat start.

Ketua DPD Partai Gerindra Sultra Andi Ady Aksar mengaku, kedatangannya ke Tongauna atas undangan kepala desa dan ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Gerindra untuk melihat kondisi jalan yang rusak parah.

“Kita saja menggunakan motor trail sudah setengah mati, bagaimana warga yang setiap hari melewati jalan ini,” ujarnya.

Setelah melihat langsung kondisi jalan, Ketua Partai Gerindra mengaku akan melakukan perbaikan di sejumlah titik yang dikeluhkan warga.

Sedangkan, Kadis PU Kolaka Timur, Jun Rahmat menjelaskan, dalam waktu dekat pihaknya akan menjankan program Penanggulangan Ekonomi Nasional (PEN) di sejumlah titik di jalur jalan yang rusak.

“Gunung Ambapa dan gunung Ambati akan ada pembentonan di situ, karena di situ kalau diaspal cepat rusak. Ini untuk mewujudkan visi misi SBM di bidang iinfrastruktur,” ungkap Kadis PU Koltim.

Dia mengaku, mereka akan berkolaborasi dengan Gerindra dan ASR untuk menjangkau infrastruktur daerah terpencil di Koltim.
Usai bersosialisasi dengan warga di Desa Tongauna dan menyerahkan satu unit motor trail untuk operasional PAC Kecamatan Uesi, Ketua DPD Gerindra bersama rombongan kembali menuju Ibu Kota Koltim.

Dalam perjalanan pulang, rombongan Ketua DPD sempat mengevakuasi mobil warga yang terjebak di kubangan serta mengantar seorang ibu yang hendak melahirkan.

Sepanjang jalan pulang Andi Ady Aksar juga menyempatkan waktu menemui dan menyerahkan bantuan pada sejumlah relawan ASR dan PAC Gerindra Koltim. (Med)

Komentar