FKIP Unsultra Dorong Lulusan Jadi Guru Profesional dan Wirausaha Pendidikan

Berita2295 Dilihat

Potretterkini.id, KENDARI-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) menegaskan komitmennya untuk mencetak lulusan yang tidak hanya siap menjadi pendidik profesional, tetapi juga mampu menjadi enterpreneur di bidang pendidikan.

Hal ini disampaikan langsung oleh Dekan FKIP Unsultra, Dr. Anidi, M.Si., M.S.I., M.H, dalam sesi wawancara dengan awak media usai pembukaan kegiatan PPK Ormawa di Desa Konda Satu, Kamis (7/8/2025).

Pertanyaan awak media difokuskan pada arah pengembangan tiga program studi di FKIP, yakni Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD), dan Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO), serta bagaimana FKIP menjawab tantangan kebutuhan guru dan lapangan kerja di era kompetitif saat ini.

“FKIP Unsultra tidak hanya mencetak calon guru, tapi juga mendorong lahirnya enterpreneur pendidikan yang mampu menciptakan lapangan kerja dan inovasi di dunia pendidikan. Tiga program studi kami memiliki potensi besar untuk menjawab dua hal sekaligus: kebutuhan tenaga pendidik dan inovasi kewirausahaan berbasis pendidikan,” ujar Dr. Anidi.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa PGSD dan PGPAUD diarahkan untuk menghasilkan guru profesional yang kompeten dalam pengajaran berbasis karakter dan budaya lokal, sementara Pendidikan Kepelatihan Olahraga membuka ruang bagi lulusan untuk menjadi Guru, pelatih, instruktur kebugaran, maupun pendiri pusat pelatihan olahraga yang kini semakin dibutuhkan oleh masyarakat dan institusi olahraga.

“Hari ini, lulusan FKIP bisa mengajar di sekolah, mendirikan lembaga bimbingan belajar, membuka PAUD mandiri, sampai menjadi pelatih personal trainer bersertifikat. Inilah semangat transformasi pendidikan yang sedang kami dorong,” lanjutnya.

Program-program Kampus Berdampak juga terus dioptimalkan agar mahasiswa memperoleh pengalaman lapangan langsung. FKIP Unsultra bahkan secara aktif mendorong mahasiswa untuk mengikuti program pengabdian, magang di sekolah dan lembaga pendidikan, serta melaksanakan riset terapan berbasis kebutuhan masyarakat.

“FKIP memiliki peluang besar untuk menjawab tantangan dunia pendidikan dan dunia usaha sekaligus. Mahasiswa kami dibekali keterampilan pedagogik, digital, dan manajerial. Sehingga lulus tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi pencipta kerja,” tegas Dr. Anidi.

Dalam waktu dekat, FKIP Unsultra juga akan menjalin kerja sama strategis dengan Dinas Pendidikan, lembaga PAUD swasta, dan organisasi olahraga untuk membuka ruang kemitraan bagi mahasiswa dan alumni.

:Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, FKIP Unsultra berkomitmen menjadikan kampus sebagai pusat pengembangan guru profesional dan wirausahawan pendidikan yang berdaya saing di tingkat lokal maupun nasional,”pungkas. (Red)

Komentar