Potretterkini.id, MUNA- Penyaluran bantuan sosial kembali menjangkau masyarakat Kabupaten Buton Tengah. Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan buku tabungan diserahkan kepada penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako melalui sinergi Pemerintah Kabupaten Buton Tengah dan Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Kecamatan Lakudo, Kabupaten Buton Tengah, Selasa, 8 September 2026. Bupati Buton Tengah hadir membuka kegiatan sekaligus menyerahkan KKS dan buku tabungan kepada masyarakat penerima manfaat.
Penyerahan KKS menjadi bagian dari proses memastikan masyarakat yang telah terdata sebagai penerima manfaat memperoleh akses bantuan melalui mekanisme perbankan. Bagi keluarga penerima, kartu tersebut menjadi instrumen untuk menerima dan mengakses bantuan sesuai ketentuan program.
Dalam proses penyaluran, BRI tidak hanya berperan sebagai lembaga perbankan yang menyediakan rekening dan layanan transaksi. BRI juga menghadirkan petugas yang menangani layanan bantuan sosial, termasuk pendampingan terkait PKH kepada penerima manfaat.
Andhika Purnama Ndongu, Karyawan BRI yang membidangi Petugas bantuan sosial, turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Menurut Andhika, pendampingan diperlukan agar masyarakat tidak hanya menerima kartu dan buku tabungan, tetapi juga memahami cara menggunakan fasilitas tersebut serta mekanisme bantuan yang diterimanya.
“Kami berharap penyaluran ini dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat penerima manfaat. Kami juga terus memberikan informasi dan pendampingan agar penerima memahami penggunaan KKS, buku tabungan, serta mekanisme bantuan sosial sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Andhika.
Ia mengatakan, masyarakat penerima manfaat perlu menjaga KKS, buku tabungan, serta data pribadi dengan baik. Hal itu penting untuk mencegah penyalahgunaan dan memastikan akses bantuan tetap berada di tangan penerima yang berhak.
Dari sisi pemerintah daerah, keterlibatan dalam penyaluran menjadi bagian dari upaya memastikan program bantuan sosial berjalan di tengah masyarakat. Pemerintah bersama pihak terkait juga memiliki peran dalam membantu masyarakat apabila terdapat kendala administratif maupun teknis dalam proses penyaluran.
Sementara BRI memberikan dukungan melalui layanan perbankan, mulai dari penyediaan rekening dan buku tabungan hingga akses transaksi bagi penerima manfaat.
Penyaluran bantuan sosial tersebut memperlihatkan bahwa distribusi bantuan tidak berhenti pada persoalan menyerahkan kartu. Ada proses administrasi, layanan perbankan, pendampingan, serta pengawasan yang harus berjalan beriringan agar bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
Di Kecamatan Lakudo, KKS dan buku tabungan itu menjadi tanda dimulainya akses masyarakat terhadap bantuan yang telah dialokasikan pemerintah. Bagi keluarga penerima, nilainya bukan semata pada kartu yang berada di tangan, melainkan pada manfaat yang dapat dirasakan untuk menopang kebutuhan rumah tangga.
Karena itu, ketepatan data, kemudahan layanan, transparansi, dan pendampingan tetap menjadi bagian penting dalam menjaga agar program bantuan sosial berjalan tepat sasaran.
Penyaluran KKS dan buku tabungan di Buton Tengah pada akhirnya bukan hanya agenda administratif. Ia menjadi salah satu cara negara hadir melalui program perlindungan sosial yakni, dengan perbankan sebagai kanal penyaluran dan pendamping sebagai jembatan agar masyarakat memahami serta dapat mengakses haknya.
Kontributor: Aswin Rudi







Komentar