BCF 2026 BRI BO Raha, 230 Pekerja Perkuat Budaya Kerja Lewat Kolaborasi

Daerah3136 Dilihat

Potretterkini.id, MUNA-Sebanyak 230 pekerja BRI Branch Office (BO) Raha berkumpul di Wonua Monapa, Sulawesi Tenggara, pada 8–9 Agustus 2026. Mereka mengikuti BRILiaN Culture Fest (BCF) 2026, agenda internal perusahaan yang dirancang bukan sekadar menjadi ruang berkumpul, tetapi juga forum untuk memperkuat budaya kerja, komunikasi, dan kolaborasi antarkaryawan.

BCF 2026 mengusung tema “Berkolaborasi Memberi Arti”. Bagi BRI, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat transformasi budaya kerja sekaligus membangun lingkungan kerja yang positif, produktif, sehat, dan berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan BCF dirancang sebagai forum komunikasi dua arah antara manajemen unit kerja dan Insan BRILiaN. Ruang tersebut digunakan untuk membicarakan berbagai isu yang berkaitan dengan perilaku kerja, strategi, hingga pencapaian kinerja.

Tidak berhenti pada komunikasi satu arah, BCF juga menempatkan umpan balik sebagai bagian penting dari pembentukan lingkungan kerja yang terbuka. Perusahaan mendorong agar pekerja dapat menyampaikan masukan secara konstruktif, objektif, dan terstruktur.

Konsep itu berkaitan dengan upaya membangun psychological safety, situasi ketika pekerja merasa memiliki ruang yang aman untuk menyampaikan pendapat, gagasan, maupun persoalan di lingkungan kerja.

Bagi 230 pekerja BRI BO Raha yang mengikuti kegiatan tersebut, BCF menjadi momentum untuk memperkuat engagement dan bonding antarkaryawan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari tahap Engagement dalam siklus kehidupan sumber daya manusia atau HC Life Cycle perusahaan.

Lebih jauh, BCF 2026 diarahkan untuk memperkuat internalisasi BRILiaN Way, yakni nilai dan cara kerja yang diharapkan membentuk pola kerja yang sehat, efektif, serta produktif.

Salah satu agenda yang menjadi bagian dari rangkaian BCF adalah Growth Mindset Session. Dalam sesi ini, pekerja dilibatkan dalam feedback session melalui survei untuk melihat pola interaksi antar pekerja maupun antar fungsi.

Hasil umpan balik tersebut kemudian menjadi bahan untuk mengidentifikasi isu-isu perilaku yang muncul di lingkungan kerja. Penyampaian hasil dilakukan oleh QAK dan ditempatkan terpisah dari sesi Leaders Talk.

Pemisahan sesi tersebut membuat forum tidak hanya menjadi ajang penyampaian pesan manajemen kepada pekerja. BCF dirancang untuk membuka ruang percakapan yang lebih luas mengenai bagaimana budaya kerja dibangun dari interaksi sehari-hari.

Dengan melibatkan seluruh pekerja BRI BO Raha, kegiatan selama dua hari di Wonua Monapa itu sekaligus menunjukkan bahwa transformasi budaya kerja tidak semata-mata bertumpu pada kebijakan di tingkat manajemen. Ia juga bergantung pada bagaimana setiap pekerja berkomunikasi, berkolaborasi, memberikan umpan balik, dan menjalankan nilai-nilai perusahaan dalam pekerjaan sehari-hari.

Melalui tema “Berkolaborasi Memberi Arti”, BCF 2026 menempatkan kolaborasi bukan sekadar slogan kegiatan, melainkan sebagai bagian dari upaya membangun cara kerja yang lebih terbuka, saling mendukung, dan berorientasi pada kinerja.

Rangkaian BCF BRI BO Raha di Wonua Monapa pada 8–9 Agustus 2026 pun menjadi ruang untuk menyatukan kembali energi 230 pekerja dalam satu gagasan, bahwa budaya kerja yang kuat dibangun dari hubungan antarmanusia di dalam organisasi, bukan hanya dari target yang tercatat di atas kertas.

Kontributor : Aswin Rudi

Komentar